4 Pilar kebangsaan Sasar Pendidik Lembaga Keagamaan

68

 

Mamuju, Lensakhatulistiwa.com – Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan menjadi tugas wajib bagi setiap anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia untuk di sosialisasikan kepada masyarakat atau konstituennya. Anggota MPR Fraksi PDI Perjuangan H. Arwan M Aras T, S.Kom kembali melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat Kabupaten Mamuju dan dilaksanakan di salah satu warung kopi yang cukup digandrungi para anak anak muda Ngalo Rock Café (20/02/2021).

Peserta yang hadir dalam sosialisasi 4 pilar lebih dikhususkan bagi para tenaga Pendidik keagamaan khususnya Pengelola dan pendidik di Pesantren. Kehadiran para pendidik  ini nampak begitu antusias dengan materi yang disampaikan H. Arwan M Aras meskipun kehadirannya melalui aplikasi Virtual Zoom. “ Para Pendidik ataupun pengelola Pondok Pesantren di Sulawesi Barat khususnya Mamuju dan Polewali Mandar sangat penting memahami Pancasila sebagai ideologi bangsa dan UUD 1945 sebagai landasan konstitusi. Dengan Pemahaman yang tepat, para pendidik akan mengajarkan kepada para peserta didik agar kelak mereka akan tumbuh menjadi generasi bangsa yang lebih tangguh, dan akan memproteksi diri mereka dari hal-hal dan tindakan yang mengarah pada tindakan radikalisme. Jika pemahaman Pancasila dan UUD 1945 diajarkan dan ditanamkan kedalam diri peserta didik, maka secara otomatis akan lahir generasi yang  akan lebih mencintai NKRI sebagai bentuk negara yang telah final dan menjadikan  nilai falsafah Bhinneka Tunggal Ika  sebagai pola laku hidup sehari hari“ ujar Arwan

Legislator yang akrab disapa Arwan ini menjelaskan, 4 pilar kali ini lebih memilih para pendidik lembaga keagaman jadi sasaran sosialisasi agar mereka dapat mengajarkan dan menanamkan kepada peserta didiknya tentang nilai fundamental bernegara yang baik dan benar.

Menurut Arwan ,lembaga pendidikan keagamaan kita saat ini  justru menjadi sasaran empuk yang sangat rentan menjadi pintu masuk ideologi yang dapat mengancam 4 Pilar Kebangsaan. “Karena itu sosialisasi 4 Pilar kebangsaan kali ini khusus menyasar para pendidik lembaga keagamaan,” tegas Arwan.

Di akhir acara, Legislator muda Sulawesi Barat ini  berpesan kepada seluruh peserta sosialisasi agar Empat Pilar Kebangsaan ini harus selalu dijaga, pahami, hayati, serta dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila ini menjadi sumber nilai menjadi ideologi, Undang-Undang Dasar 1945 sebagai aturan yang semestinya ditaati, NKRI harga mati, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai perekat rakyat. Maka dalam bingkai empat pilar tersebut, yakinlah tujuan yang dicita-citakan bangsa ini akan terwujud,” pesannya kepada peserta, Adhi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here