ABM Tegaskan Tidak Akan Mengevaluasi Kebijakan Buka Pintu Gerbang Kantor Gebernur Meskipun Diduga Menelan Korban

98

Mamuju-lensakhatulistiwa.com,Kebijakan Pemprov Sulbar yang memberlakukan sistem buka tutup pintu gerbang kantor Gubernur Sulbar menuai sorotan, bahkan kebijakan tersebut oleh Ketua DPRD Sulbar untuk dikaji.

Sebagaimana diketahui, kebijakan sistem buka tutup pintu yang resmi diberlakukan oleh Pemprov Sulbar, pada jajaran ASN dan tenaga kontrak di setiap OPD yang berkantor dikompleks Kantor Gubernur, Jum’at 24 Januari 2020, diduga telah menelan korban (kecelakaan red).

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Provinsi Sulawesi, Ali Baal Masdar (ABM), menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengevaluasi kebijakan sistem buka tutup pintu yang telah diberlakukannya itu, meskipun diduga telah menelan korban, lantaran adanya pegawai yang mengalami kecelakaan.

“Ya Masuk rumah sakit, tidak ada dievaluasi,” ucap ABM, pada awak media, usai menghadiri coffe morning di Kantor DPRD Sulbar, Jum’at (24/1/2020).

ABM juga katakan, tujuan utama diberlakukannya sistem buka tutup pintu tersebut, guna mendorong sikap disiplin pada para ASN maupun tenaga kontrak di lingkup OPD Pemprov Sulbar.

“Kalau mau disiplin ya harus begitu, kalau mau seenaknya ya seperti sapi, bebas saja keluar masuk,” tutupnya.

Untuk diketahui, Kasmawati (33) yang mengabdi sebagai PNS di Badan Penanaman Modal provinsi Sulawesi Barat itu terpaksa mendapat perawatan intensif di RS Bhayangkara Mamuju yang diduga korban gerbang 7:30.

Berdasarkan laporan Satlantas Polres Mamuju, Rasmawati berikut kendaraan jenis matic yang dikendarainya harus jadi korban kecelakaan setelah mobil Innova yang dikemudikan Darmawati Jusuf, tiba-tiba berhenti persis di tanjakan gerbang kompleks kantor Gubernur Sulawesi Barat.

Tak kuasa mengimbangi kendaraan yang tiba-tiba mogok, Innova itu pun mendadak mundur dan menyerempat Rasmawati yang persis di belakangnya. Rasmawati bahkan terjatuh tepat di kolong sang Innova.

Kondisi kantor Gubernuran sejak diberlakukannya kebijakan buka tutup gerbang seolah berubah drastis. Satu-satunya pintu utama untuk masuk ke kompleks kantor Gubernur Sulawesi Barat yang dibuka di waktu pagi selalu dipadati kendaraan para pegawai yang tak ingin terlambat, sebab tepat pukul 7.30 Wita, gerbang akan ditutup. (*/adi)

(advertorial)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here