Ahli Waris Persoalkan Lahan Bangunan Puskesmas Lebani

289

Mamuju -LK,  Ahli waris pemilik lahan areal bangunan Puskesmas di Dusun Tamala, Desa Lebani, Kecamatan Tappalang Barat, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, persoalkan status lahan yang kini dalam penguasaan pemerintah setempat.

” Selaku ahli waris kepemilikan lahan diatas bangunan Puskesmas Lebani ini akan kami persoalkan secara hukum. Pemerintah bangun Puskesmas karena alasan tanah hibah. Yang kami pertanyakan siapa yang menghibahkan lahan keluarga kami yang afa di Lebani,” kata Muhammad Nur selaku ahli waris kepada mediasulbar.co.id di Mamuju, Minggu, 22/4.

Muh Nur yang juga anak kandung dari Ibu Norma ini menuturkan, ada oknum yang ditengarai sengaja merekayasa status akta hibah tanah sehingga pemerintah membangun Puskesmas itu.

Karena itu, jika persoalan lahan ini tidak menuai titik terang maka ahli waris akan membawa masalah ini keranah hukum.

Ia juga mengatakan, pihak keluarga telah menelusuri terbitnya sporadik penguasaan lahan yang ditandatangani kepala Puskesmas Dungkait, drg. Sunarti dan diketahui langsung oleh Kepala Desa Lebani, Rusman .

” Surat Sporadik ini diterbitkan pada tanggal 13 November tahun 2010 oleh pak Kades Lebani dengan luas lahan 25×20 meter. Pemerintah menganggap tanah ini diperoleh berdasarkan hibah sejak tahun 1984. Ini sama halnya perampasan tanah warga karena tidak jelas siapa yang telah menghibahkan tanah ini,” bebernya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here