All Out Untuk SDK-Kalma, Al Malik Pababari: Keduanya Sudah Teruj

608

MAMUJU-LK, Agenda kampanye pasangan Suhardi Duka (SDK)-Kalma Katta terus
berlanjut. Hari ini, Kamis (10/11), jagoan Demokrat, Hanura, PKS dan
PBB ini menggelar kampanye di Topore, Kecamatan Papalang.

Ribuan masyarakat terlihat membanjiri lokasi kampanye yang digelar
siang hari itu. Selain SDK, turut hadir pada kampanye tersebut Ketua
Tim Kampanye SDK-Kalma Sulawesi Barat, Suraidah Suhardi, Ketua DPD
Hanura Sulawesi Barat, Irwan Pababari, politisi senior Hanura, Almalik
Pababari, serta sejumlah pengurus partai pengusung SDK-Kalma. Hadir
pula deretan anggota DPRD baik tingkat provinsi maupun dari kabupaten.

Kampanye hari itu juga kian menguatkan dukungan Partai Hanura pada
pencalonan SDK-Kalma di Pemilukada Sulawesi Barat. Penagsan itu
kembali diucapkan oleh Almalik Pababari. Dalam orasi politiknya,
mantan Bupati Mamuju itu meminta seluruh masyarakat untuk menyatukan
dukungannya kepada pasangan nomor urut 1 itu.

“Pak SDK dan Kalma ini adalah dua orang yang hebat. Keduanya suda
teruji. Kapasitas dan kemampuannya memimpin daerah sudah tidak
diragukan lagi,” kata Almalik.

Baik SDK, maupun Kalma Katta adalah dua sosok yang memiliki pengalaman
memimpin pemerintahan di dua Kabupaten yang berbeda. SDK dua periode
memimpin Mamuju, sementara Kalma Katta 10 tahun menahkodai
pemerintahan di Majene.

“Selain itu, Hanura tidak main-main dalam menentukan siapa yang akan
diusung di Pilkada. Pengurus DPP melihat survei dari SDK itu cukup
tinggi, makanya ditetapkan Hanura mengusung pencalonan SDK-Kalma di
Pilkada nanti,” sambung legislator Sulawesi Barat itu.

“Olehnya saya mengajak kepada seluruh keluarga besar saya. Kepada
seluruh pengurus Partai Hanura, mari bersama-sama kita berjuang untuk
memenangkan SDK-Kalma. Siapa lagi yang lebih pantas untuk memimpin
Sulbar ini kalau bukan SDK dan Kalma Katta,” tegas Almalik dengan nada
tinggi.

Irwan Pababari sendiriberharap, masyarakat khususnya yang ada di
Kecamatan Papalang agar senantiasa saling bahu membahu dalam upaya
memenangkan pencalonan SDK-Kalma di Pemilukada mendatang. Menurutnya,
tak ada lagi alasan bagi masyarakat untuk saling terpecah belah dalam
menentukan pilihan di momentum Pemilukada nanti.

“Di Pilkada Kabupaten yang lalu, boleh-boleh saja kita berbeda
pilihan. Boleh saja ada yang tidak mendukung saya dan Pak Habsi dulu.
Tapi, sekarang, di Pilkada 2017, sudah saatnya kita bersatu. Saya
mengajak kepada kita semua untuk bersama-sama memenangkan SDK-Kalma di
Pilkada 2017 nanti,” tegas Irwan, pria yang juga Wakil Bupati Mamuju
itu.

Secara khusus, Irwan menyebut SDK sebagai sosok yang memiliki visi dan
misi yang jelas. Untuk ukuran Sulawesi Barat, kemampuan yang dimiliki
SDK dan Kalma Katta adalah jawaban dari sekelumit permasalahan yang
masih membelit masyarakat di daerah ini.

“Pak SDK itu orangnya cukup visioner, cerdas dan memiliki komitmen
untuk membangun daerah yang cukup kuat. Saya mengajak kepada kita
semua untuk memperjuangkan yang memang pantas untuk diperjuangkan.
SDK-Kalma adalah dua sosok yang pantas untuk kita perjuangkan,” tutup
Irwa Pababari.

Memilih membawakan orasi secara singkat, SDK sendiri lebih banyak
menyinggung soal beragam program yang akan ia wujudkan jika di
Pemilukada nanti ia dan Kalma terpilih sebagai Gubernur dan Wakil
Gubernur. SDK menyebut, dirinya bakal menelorkan program penyediaan
seragam gratis bagi anak usia sekolah tingkat SMA sederajat, pemberian
anggaran infrastruktur Rp. 100 Milyar per tahun per kabupaten, serta
perbaikan fasilitas kesehatan.

“Di sini juga pasti masih banyak yang belum mengantongi kartu BPJS.
Nah, jika nanti kami yang terpilih, pemberian kartu BPJS kepada
masyarakat adalah salah satu program prioritas kami. Itu penting untuk
memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh masyarakat yang ada di
Sulbar ini,” sebut SDK.

Selain diisi oleh sederet orasi dari beberapa tokoh politik, kampanye
hari itu juga dimanfaatkan oleh SDK untuk melantik 24 tim dan relawan
pemenangan SDK-Kalma di Kecamatan Papalang. Kampanye tersebut juga
dihibur oleh penampilan menarik dari dua artis lepasa KDI dan
d’Academy. (*)