Amukan Sungai Karama’ Ancam Pemukiman Warga Sampaga Pangalloang

873

Mamuju – LK, Banjir kiriman dari sungai Karama’ dalam beberapa pekan terakhir telah mengancam pemukiman warga Sampaga Pangalloang Desa Sampaga, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju Provinsi Sulbar.

Pasalnya, berdasarkan keterangan salah seorang warga Sampaga Pangalloang, Rahman menuturkan bahwa luapan sungai karama’ mengakibatkan terjadinya erosi di beberapa wilayah pemukiman. Bahkan kata dia sudah ada lima rumah warga yang hanyut terseret arus sungai.

“Ada beberapa rumah yang dipindahkan sampai lima kali karena terkena erosi dan bahkan sudah ada lima rumah yang hanyut karena tidak sempat dipindahkan,” Ucap Rahman.

Sementara itu Kepala Desa Sampaga, Mahamuddin saat di jumpai di lokasi banjir mengatakan, kondisi masyarakat Sampaga Pangalloang saat ini sangat memprihatinkan, dan sampai saat ini belum ada pihak lain yang memberikan bantuan kepada mereka.

“Saat ini yang dapat kami lakukan selaku Pemerintah Desa adalah mengungsikan mereka ke rumah warga yang di seberang sebab kami memiliki keterbatasan, sehingga saya berharap Pemkab Mamuju melalui Badan Penanggulangan Bencana segera turun untuk bersama-sama membantu warga,” Ujarnya.

Ditempat yang sama Kepala Dusun Sampaga Pangalloang, Muslimin mengatakan bahwa jumlah korban yang harus diungsikan setiap hari semakin bertambah karena disebabkan oleh luapan banjir sungai Karama’ belum surut sehingga pemukiman warga semakin terkikis.

“Setiap hari jumlah korban banjir semakin bertambah karena sampai saat ini luapan air sungai tidak pernah surut bahkan semakin naik dan diperkirakan puncaknya berdasarkan pengalaman sebelumnya itu pada pertengahan bulan tiga ini sampai bulan lima,” Jelasnya.

Sampai berita ini di turunkan, warga Sampaga Pangalloang masih banyak yang memilih bertahan dilokasi banjir untuk menjaga harta benda mereka dan yang sudah diungsikan, mereka menumpang di rumah-rumah penduduk tetangga permukiman sebab belum ada tempat pengungsian yang disediakan oleh Pemkab Mamuju.(AL)