BAZNAS Provinsi Sulbar mengadakan Pra-Rakorda dalam rangkat berkoordinasi, Merumuskan program dan Meningkatkan kepercayaan masyarakat

75

Mamuju, Lk – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulbar mengadakan Prarakorda Se-Sulawesi Barat di aula BAZNAS Provinsi Sulawesi Barat, Jl Jenderal Sudirman Simboro dan Kepulauan Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat Jumat 2/9

Rapat Yang di pimpin langsung oleh ketua
BAZNAS Provinsi Sulawesi Barat Ahmad, S. E dan di Hadiri oleh seluruh BAZNAS Se-Sulawesi Barat kecuali Baznas Kabupaten Mamuju dan pasangkayu ini sepakat akan melaksanakan Rakorda (Rapat koordinasi Daerah) Se-Sulawesi Barat yang akan dilaksanakan pada tanggal 21 sampai dengan 23 September 2022 di D’Maleo Hotel Mamuju

Hal ini di jelaskan oleh Dr. Amran HB, S. Ag. M. Pd Waka 1 Bidang pengumpulan BAZNAS Provinsi Sulawesi Barat bahwa hal ini dilakukan guna menyatukan program kerja BAZNAS Pusat Hingga daerah

“Rapat Pra-rakorda hari ini membahasa Kesiapan pelaksanakan Rakorda (Rapat koordinasi Daerah) Se-Sulawesi Barat yang melibatkan seluruh pimpinan BAZNAS Se-Sulawesi Barat itu dalam rangka menyatukan persepsi beberapa agenda program yang akan dimatangkan pada saat rakorda, lalu Rakorda (Rapat koordinasi Daerah) nantinya selain BAZNAS Se-Sulawesi Barat juga akan di hadirkan dari Pengurus BAZNAS Pusat Seperti Drs KH Achmad Sudrajat, Lc, MA, Saidah Sakwan, MA, koorwil dan kami berharap Pimpinan BAZNAS Pusat juga Bisa hadir’

lanjut Amran Hb ” Pesertanya bukan cuma itu, kami juga akan mengudang beberapa kalangan dari eksekutif legislatif dan yudikatif karena target yang ingin kita capai adalah keseragaman Bergerak yang harus muncul suatu persepsi bersama dalam rangka menyelesaikan persoalan urusan keummatan lewat rukum islam yang ke tiga ( Zakat ) karena dari hasil assesmen awal sesunggunya potensi zakat di provinsi SAulawesi Barat ini sangat tinggi cuma barangkali persoal tras atau persoalan ketidak tahuan yang ada ditengah-tengah masyarakat, soal cara penyaluran, proses pendistribusian dan sebagainya sehingga antusiasnya kurang jadi itulah target yang ingin kita capai sehingga sebelum kita Rakorda yang direncanakan pada tanggal 21 sampai dengan 23 September 2022 kami undang semua pimpinan Baznas se-Sulawesi Barat didampingi salah satu wakil ketua untuk membicaraka hal-hal yang sifatnya global maupun tehknis tapi pendalamnaya kita bicarakan di hari itu,

Amran Hb mengharapkan Baznas dapat memainkan perannya dalam pengelolaan Zakat yang lebih profesional. “Sistem pengelolaan zakat hendaknya terstruktur dengan baik, agar Baznas tidak hanya sekedar menjadi wadah menghimpun dana, tetapi juga mampu menyalurkan secara tepat dan optimal,”

Oleh karena itu, tolak ukur zakat sebagai pengatur kesejahteraan, benar-benar bisa dijadikan pedoman standar. Disinilah zakat berperan sebagai ibadah harta yang berdimensi sosial, dan memiliki posisi penting, strategis dan menentukan, baik dari sisi pelaksanaan ajaran islam maupun dari sisi pembangunan kesejahteraan umat.ungkapnya/*Adhie

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here