BPJS Ketenagakerjaan-Komisi IX DPR-RI Serahkan Santunan

98

Majene, LensaKhatulistiwa.com – Anggota Komisi IX DPR RI Hj. Andi Ruskati Ali Baal bersama Kepala Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Wilayah Majene-Polewali Mandar Hamrul Ilyas menyerahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan.

Penyerahan santunan ini, ditujukan kepada Ahli waris bagi honorer Kabupaten Mamuju Tengah atas nama Rusydi yang merupakan sopir OPD dengan domisili ahli waris di Kabupaten Polewali Mandar.

“Santunan yang diserahkan berupa program JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) Rp100.525.000, kepada ahli waris dengan alamat di Matakali dan Petoosang Kecamatan Allu Kabupaten Polewali Mandar,” ungkap Hj. Andi Ruskati Ali Baal, Jumat (15/10/21).

Masih di Kecamatan Allu di Petoosang, Ruskati meyerahkan Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp42 juta kepada ahli waris Almarhum Mudir Umara aparat Desa Lekopa’dis, dan Pensiun Rp356,6 ribu bagi Orang Tua Almarhum Sitti Halijah karyawan Mitra Utama Madani serta JHT sebesar Rp6,88 juta.

“Pada kesempatan yang sama hadir istri Almarhum Sumadi (Korcam Pendamping PKH Polman) yang menerima JKM sebesar Rp42 juta pada September 2021,” ujarnya.

Selain itu, Ruskati juga menyerahkan santunan JKM bagi pemilik Toko Husnah Polewali, Karyawan Hotel Ratih sebesar Rp42 juta ditambah Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp3.03 juta dan Pensiun berkala (Perbulan) sebesar Rp356 ribu.

“Kita juga serahkan santunan JKM kepada Karyawan PDAM Wai Tipalayo sebesar Rp42 juta ditambah JHT Rp24,8 juta, dan santunan JKM Karyawan Warung Makan di Kalimantan yang ahli waris berdomisili di Polewali Mandar sebesar Rp42 juta, JHT Rp96,3 juta, Jaminan Pensiun Rp346,35 ribu perbulan, beasiswa bagi anak tenaga kerja maksimal Rp174 juta,” terangnya.

Ruskati menyebut, selain penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan, Hj. Andi Ruskati Ali Baal juga membayarkan iuran bagi pekerja mandiri (Bukan Penerima Upah) sebanyak 400 orang, dengan rincian 200 orang untuk warga kecamatan Matakali dan 200 untuk warga Kecamatan Allu.

“Iuran perorangan sebesar Rp50.400 untuk 3 bulan, dengan harapan iuran akan dilanjutkan yang bersangkutan mulai bulan keempat. Adapun program yang didaftarkan, yaitu JKM sebesar Rp6.800 perbulan dan Rp10.000 perbulan untuk JKK,” jelas Ruskati.

Ruskati Ali Baal menyosialisasikan, bahwa manfaat Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) sangat besar dengan jumlah iuran yang sangat kecil yaitu Rp16.800 perbulan untuk 2 program JKM dan JKK.

“Saya menyampaikan, bahwa Pemerintah Wajib menganggarkan Iuran Jamsostek bagi Tenaga PTT (Honorer) dan Pekerja Miskin secara bertahap. Hal ini diatur dalam Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011, Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan Permendagri Nomor 27 tahun 2021 Tentang Pedoman Penyusunan APBD 2022,” paparnya.(Abr)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here