Dihadapan Ombudsman RI Staf Ahli Gubernur Sulbar Akui Pungli SK CPNS K-1 2014

824

MAMUJU – LK, Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Barat melakukan pemanggilan Staf Ahli Gubernur Sulbar Bidang Hukum dan Politik, Dominggus Sariang, Kamis (25/02) untuk menklarifikasi dugaan pungutan liar pengambilan SK CPNS Kategori 1 tahun 2014 dan 2015.

Dominggus Sariang diduga terlibat, karena saat itu menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala BKD Provinsi Sulbar tahun 2014. CPNS K1 tahun 2014 sebanyak  713 orang dan saat ingin mengambil SK-nya di babani biaya Rp. 150.000 perorang, sementara CPNS yang terangkat tahun 2015 sebanyak 101 orang dan biaya yang di bebankan Rp. 300.000 perorang.

Dihadapan Asisten Ombudsman, Dominggus Sariang membenarkan adanya pungutan senilai Rp. 150.000 untuk pengambilan SK CPNS K-1 Tahun 2014, dan telah menjaadi hasil kesepatakan bersama yang telah disetujui CPNS, karena sebelumnya, telah dilakukan rapat di Aula kantor Gubernur Sulbar.

“Betul itu pak, ada memang tanda terimah kasih dan itu hasil kesepakatan semua CPNS,  makanya saya juga heran kalau ada lagi yang melapor ke Ombudsman terkait masalah ini, karena sudah lama ini,  kenapa baru muncul sekarang,” kata Dominggus

Guna menyelesaikan masalah tersebut, Ombudsman Sulbar akan memfasilitasi pertemuan antara semua pihak terkait, BKD Provinsi Sulbar dan para CPNS yang menjadi Korban termasuk pimpinan tertingggi   lingkup pemerintahan Provinsi Sulawesi Barat, untuk mencari solusi yang tepat. (AL)