Direktur RSUD Majene Angkat Bicara

93

Majene,LensaKhatulistiwa.Com- Menanggapi pemberitaan yang viral beberapa waktu lalu, mengenai temuan oleh pihak Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) atas pekerjaan Proyek Mega RSUD Majene tahun anggaran 2019, Direktur rumah sakit Majene angkat bicara, Senin, 26 Juli 2021.

Direktur rumah sakit Majene akhirnya angkat bicara mengenai pemberitaan yang viral belakangan ini yang seolah menyudutkan dirinya diruang Publik/Media Sosial.

Menurutnya, selama ini saya tenang-tenang saja melihat pemberitaan yang beredar diMedia Sosial seakan menyudutkan saya terkait temuan BPK beberapa waktu lalu.

Penting publik mengetahui, bahwa pemberitaan yang dimaksud ada temuan pada pekerjaan proyek Mega RSUD tahun anggaran 2019 justru saya anggap keliru. Sebenarnya bukan temuan melainkan denda/penalti yang ditujukan kepada pihak pengembang akibat waktu kontrak pengerjaan yang sudah exPire,”katanya.

Ia menekankan, pemerintah daerah sudah menindaklanjuti persoalan ini, pihak RSUD dan Inspektorat bahkan pihak pengembang sudah membuat surat keterangan tanggung jawab mutlak untuk pembayaran dan itu sudah dilakukan secara bertahap.

Selain itu, dirinya juga mengatakan, kenapa nilainya sebesar itu hingga sampai menembus angka milyaran karena kontrak yang dibuat oleh mantan direktur RSUD Majene dengan pihak pengembang. Sementara denda pekerjaan didasarkan pada nilai kontrak bukan persentasi sisa pekerjaan.

Beberapa media yang sudah merilis pemberitaan dan mengatakan direktur RSUD Majene Bungkam mengenai persoalan ini, justru saya harus mengatakan hingga berita itu beredar saya tidak pernah mendapatkan telvon dari teman-teman media serta meminta klarifikasi secara langsung,” tutupnya.(AW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here