Dirjen Bimas Kristen :  Kerukunan itu penyangga kedamaian dan pemersatu bangsa

10

Jakarta,LK – membangun dan menjaga kerukunan dengan saling menghormati antar sesama pemeluk agama akan melahirkan persatuan, perbedaan akan mengokohkan kemajuan umat, bahkan kerukunan ini indah, damai dan aman bila ditaburi dengan cinta dan kasih sayang, demikian ilustrasi pengantar kata Dirjen Bimas Kristen Thomas fentury saat menerima kunjungan silaturrahim Kakanwil Kemenag Sulbar H. M. Muflih B. Fattah sekaligus mengundang bapak Dirjen untuk membawakan materi pada acara Kanwil, Rapat Evaluasi Program Kerja Tahun 2020 dan Singkronisasi Program Anggaran 2021 Pembimas Kristen Kanwil Kemenag Sulbar yang rencananya dilaksanakan pada hari senin, 26 Oktober 2020 di ruang kerja dirjen Bimas Kristen di jalan H. M. Thamrin Jakarta, jumat, 09 Oktober 2020.

Pada kesempatan tersebut, H. M. Muflih B Fattah menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara zoom virtual karena kondisi bangsa dan negara masih dalam situasi pandemi covid19, sehingga kita berperan penting untuk memutus mata rantai pencegahan dan penyebaran covid19. ” Kami mengajak pak dirjen berkenan membawakan materi pada acara dimaksud,” tutur kakanwil penuh semangat sambil memberikan surat undangan dari panitia.

Menerima surat undangan dari Kakanwil Kemenag Sulbar, Dirjen Bimas Kristen menyampaikan terima kasih atas undangan, ” Terima kasih pak Kakanwil atas undangannya, dan semoga tidak ada halangan dan bisa bergabung dengan peserta zoom virtual nanti ” Urai sang Profesor.

Dalam perbincangan yang begitu cair dan bersahaja itu, baik Kakanwil maupun Dirjen Bimas Kristen saling memberikan informasi terkait kinerja, sinergitas dengan pemerintah pusat, provinsi dan daerah di masa pandemi, ” Alhamdulillah Prof, kami tetap produktif di masa covid19 ini, dengan menerapkan sistem shift WFO dan WFH kepada masing-masing ASN di wilayahnya dan Alhamdulillah kami masih ” Zero ” Semoga tetap bisa mempertahankannya dengan disiplin protokol kesehatan, pake masker, rajin cuci tangan dan Jaga jarak,” Kata H. M. Muflih sambil menutup perbincangannya.

Menanggapi penyampaian Kakanwil Kemenag Sulbar, Prof Thomas Fentury mengatakan, ” Bahwa, sangat penting bagi kita untuk menjaga dan menciptakan kerukunan sebagai instrument penyangga kedamaian dan keamanan serta menjadi pemersatu bangsa dan Negara, ini adalah penyangga kedamaian untuk semua umat, semua rakyat dengan perbedaan suku, ras, budaya, sosial dan agama ” tutup Dirjen Bimas Kristen sambil memberikan buku kepada Kakanwil Kemenag Sulbar. ( Lan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here