Diskoperindag Majene Pantau HET Tabung Melon

24

Majene, LensaKhatulistiwa.com – Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Majene selain memantau harga sembako di pasaran juga melakukan pemantauan harga elpiji tabung 3 kilogram.

“Pemantauan dilakukan di pangkalan agar tidak terjadi kenaikan harga dan masyarakat tetap mendapatkan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET),” kata¬†Busri Kamedi Kepala Diskoperindag Majene, Jumat (22/10/21).

Ia menjelaskan, dalam pertemuan HET elpiji tabung 3 kg yaitu Rp18.000. “Harga ini telah disepakati namun harus adanya konsistensi agar masyarakat mendapatkan elpiji tabung 3 kg sesuai harga HET yang ditetapkan,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kenaikan HET tabung melon lanjut Busri, tentu perlu adanya pengawasan yang terukur dan terencana dari semua pemangku kepentingan dalam perindustrian elpiji tabung 3 kg, agar masyarakat mendapatkannya sesuai dengan HET yang sudah ditentukan.

“Hal ini dilakukan agar tidak terjadinya penyimpangan harga jika sudah terlalu banyak tangan,” ujarnya.

Menurut Taufik, banyaknya penyimpangan HET di masyarakat dikarenakan adanya lonjakan harga gas elpiji tabung 3 kg di tingkat konsumen berkisar Rp20.000 sampai Rp25.000 per tabung gas.

“Jadi tugas kami melihat terjadi kelebihan atau tidak di pengecer. “Kalau ada pangkalan yang melanggar, kami akan memberikan hukuman kepada pelanggar itu,” tegasnya.(ADV)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here