Dua Ribu Rupiah Untuk Hunian Layak Bagi Kaum Miskin Kota

683

Mamuju-LK, Kepekaan Sosial, kian menjamur di relung hati masyarakat kita saat ini, melihat  begitu banyaknya persoalan sosial yang menjadi potret kemiskinan yang seolah menjamur pesat seiring dengan pembangunan di daerah ini, Salah satunya gerakan dua ribu rupiah untuk hunian layak bagi kaum miskin kota.

Program yang digagas oleh puluhan mahasiswa, siswa dan pemuda di kabupaten mamuju,yang tergabung dalam BSM Community,  Didasari dengan alasan kepekaan akan persoalan sosial dan potret kemiskinan kian nampak jelas seiring pesatnya geliat pembangunan kota Manakarra.

Menurut, Busman Rasid Ketua BSM Community, Program  Ayo Berbagi Uang Dua Ribu Rupiah ini didasari dari keprihatinan terkait persoalan kemiskinan yang mestinya menjadi kepedulian kita bersama sebagai saudarah, dan sesama anak bangsa Khususnya untuk memberikan rumah layak huni bagi kaum miskin kota di daerah ini yang secara nyata belum mendapatkan hunian yang layak.

Selain itu gerakan ini juga sebagai upaya kami mengembalikan semangat gotong royong yang menjadi landasan dan cerminan masyarakat kita.” Gerakan berbagi Uang dua ribu rupia ini, hanya bagian terkecil kami untuk ikut membantu menangani persoalan kemiskinan yang akhir-akhir ini mulai menjamur di kota mamuju saat ini, khususnya untuk mereka yang tak memiliki rumah yang layak huni” terang Busman Rasid.

Lanjut Busman Rasid Mahasiswa Hukum Universitas Tomakaka Mamuju, program dua ribu rupiah untuk dua ribu rumah ini  akan kami laksanakan di tanggal 14 nanti dengan agenda menggalang aksi sumbangan kemasyarakat sebesar dua ribu rupiah.

” program ini akan berlangsung di tanggal 14 maret untuk masyarakt yang berkelebihan dan ingin menyumbangkan sedikit rejekinya bisa langsung datang kesekretariat kami atau langsung menyumbang ke posko-posko kami yang akan kami tempatkan di area strategis di pusat kota mamuju” tekan Busman Rasid.

Dirinya mengatakan program ini akan kami lakukan terus menerus sampai target mewujudkan rumah layak huni bagi masyarakat miskin di daerah ini bisa terwujud. (AND)