FPPI Mendesak Pemprov Sulbar Lahirkan Pergub Tentang Penetapan Indeks K Dan TBS

780

Mamuju – LK, Perdebatan penetapan Indeks K dan harga TBS yang masih tarik ulur antara Pemprov Sulbar dan Pihak Perusahaan Perkebunan Sawit mendapat kecaman dari Front Perjuangan Pemuda Indonesi Kota Mamuju.

Pimpinan Kota Front Perjuangan Pemuda Indonesi Kabupaten Mamuju, Sayuti mengatakan bahwa,” Permasalahan yang subtansial saat ini adalah persentase Indeks K yang hanya 72 % sehingga membuat harga TBS di Sulbar sangat rendah,”jelasnya.

Di wilayah provinsi lain lanjut yuti, ” hampir seluruhnya mengalami kenaikan harga sawit sehingga sangat tidak masuk akal kalau harga TBS di sulbar masih sangat rendah dan ini disebabkan karena indeks K di sulbar tidak mencapai angka 80%.

“Untuk itu penting kiranya agar pemprov sulbar segera melahirkan Pergub terkait penetapan Indeks K dan TBS untuk menghindari dugaan permainan harga yang dilakukan oleh Perusahaan Sawit,” Pungkasnya.(AL)