Gedung DPRD Sulbar Rusak Parah, Sekwan: Kegiatan DPRD di Tenda Darurat

91

Mamuju, Lensakhatulistiwa.com – Pasca gempa 6,2 SR yang menporak-porandakan
Majene dan Mamuju yang berdampak pada banyaknya gedung, rumah warga dan
perkantoran mengalami rusak berat termasuk kantor Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah (DPRD) Sulbar yang rusak parah, sehingga tidak bisa
digunakan lagi.

Kerusakan berat tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan oleh tim PUPR
yang sudah melakukan identifikasi gedung Perkantoran DPRD Sulbar,
sehingga masukkan daftar untuk pembangunan kantor baru.

“Hasil pemeriksaan ini bukan dari internal DPRD, namun tim PUPR sendiri
melakukan pemeriksaan makanya ada lima gedung perkantoran akan
dirubuhkan salah satunya kantor DPRD Sulbar karena sudah tidak layak
paket,” kata Sekretaris Dewan Abdul Wahab HS, selasa 2/3.

Lanjutnya, untuk saat ini setelah dilakukan diskusi antara sekretariat
bersama seluruh dewan maka aktivitas perkantoran sementara dilakukan di
tenda-tenda darurat.

“Makanya ini ada tenda dibangun hasil kesepakatan bersama dan
Alhamdulillah semua dewan sudah melaksanakan beberapa kegiatan meski
alami keadaan seadanya,” tambahnya.

Abdul Wahab juga menyampaikan segala agenda dewan termasuk jadwal
Paripurna akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal yang sudah disiapkan.

“Jadi tugas kami di Sekretariat untuk selalu mengantisipasi segala
potensi-potensi yang akan dibutuhkan dan akan selalu melakukan
koordinasi ke Pemprov segala kebutuhan di DPRD Sulbar,” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here