Gubernur Sulbar Resmikan Wisata Mangrove Dan Kuliner Ampallas

1050

Mamuju – LK, Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, Anwar Adnan Saleh saat meresmikan wisata hutan Mangrove dan kuliner tradisional yang terletak di Desa Ampalas, Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, mengatakan bahwa untuk menarik perhatian wisatawan berwisata ke tempat kita maka kita harus mampu memadukan antara budaya lokal dan pariwisata.

“Saya mengharapkan wisata kuliner yang ada di Ampalas ini kiranya dapat di padukan dengan budaya lokal seperti yang ada di Bali, ini penting agar para wisatawan yang datang kesini dapat terkesan. Wisata kuliner di Ampalas ini sangat seterategis, karena tidak jauh dari bendara,kalau ada tamu datang dari Jakarta bisa langsung singgah di sini,” kata Anwar.

Lebih lanjut Anwar memaparkan, dengan posisi wisata mangrove dan wisata kuliner ampallas yang cukup strategis maka keduanya bisa saling menopang. Mengapa demikian kata Anwar bahwa, “Setelah wisatawan selesai mencicipi kuliner dia bisa langsung jalan-jalan di hutan mangrove sambil menunggu penerbangan,” sambungnya.

Gubernur Sulbar dua periode tersebut mengakui bahwa selama ini dalam membangun Provinsi Sulawesi Barat, ia lebih fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur sehingga tidak sempat menyadari sejumlah potensi objek wisata yang ada di Sulawesi Barat khususnya di Kabupaten Mamuju yang bisa mendatangkan PAD.

” Baru saya sadari bahwa di Sulbar banyak tempat-tempat wisata khususnya di Mamuju, kami terlalu serius mengurus infrastruktur dan pembangunan sehingga nyaris tempat-tempat wisata di daerah  terlupakan. Tempat wisata ini sangat indah, saya yakin tempat wisata ini akan di senangi oleh orang dari luar negeri,” pungkasnya. (AL)