HARI JADI SULAWESI BARAT KE 17

13

Mamuju, LK – Humas DPRD Prov. Sul-Bar__*Sulawesi Barat* disingkat *Sulbar*
adalah provinsi ke-33 dalam negara Kesatuan Republik Indonesia, Letak
Sulawesi Barat di jajaran pulau-pulau di Indonesia berada pada garis
lintang 00^0 45’59” – 03^0 34’00” Lintang Selatan dan 118^0 48’59” –
119^0 55’06” Bujur Timur dengan perbatasan wilayah Sulawesi Tengah di
bagian utara, Sulawesi Selatan di bagian Timur dan Selatan dan Selat
Makassar di bagian Barat. Pada tahun 2020, penduduk Sulawesi Barat
berjumlah 1.419.229 jiwa dengan kepadatan 85,00 jiwa/km^2 . Pembentukan
Provinsi Sulawesi Barat merupakan hasil pemekaran dari Provinsi Sulawesi
Selatan yang didasarkan pada Undang-Undang Nomor 26 Tahun 1962 yang
disahkan oleh Presiden Republik Indonesia dan diresmikan oleh Menteri
Dalam Negeri Republik Indonesia pada tanggal 1 Juni 1962. Ibukota
provinsi Sulawesi Barat adalah Kota Mamuju. Sulawesi Barat
memiliki daratan dengan luas 16.937, 16 km^2 dan lautan dengan luas
20.342 km^2 serta pesisir pantai sepanjang 677 km. Jumlah Kabupaten di
Sulawesi Barat sebanyak 6 yaitu Kabupaten Polewali Mandar, Kabupaten
Mamasa, Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju, Kabupaten Mamuju Tengah dan
Kabupaten Pasangkayu. Jumlah kecamatan di Sulawesi barat sebanyak 69
dengan jumlah desa/kelurahan sebanyak 649.

Pembentukan Provinsi Sulawesi Barat telah diperjuangkan sejak tahun
1962. Pada masa itu di pulau Sulawesi terdapat 3 Provinsi yakni Provinsi
Sulawesi Selatan, Provinsi Sulawesi Tengah, dan Provinsi Sulawesi Utara.
Namun, pada tahun 1963 usulan pembentukan Provinsi Sulawesi Barat tidak
disetujui oleh pemerintah pusat karena beberapa alasan. Sebagai
gantinya, pemerintah memekarkan Sulawesi bagian selatan menjadi Provinsi
Sulawesi Selatan dan Provinsi Sulawesi Tenggara. Perjuangan pembentukan
Provinsi Sulawesi Barat kembali menemukan momentumnya pada
tahun 1999 pasca-reformasi. Terbentuknya beberapa provinsi baru di
Indonesia seperti Provinsi Banten, Provinsi Bangka Belitung,
dan Provinsi Gorontalo menjadi api penyulut perjuangan semesta rakyat
untuk membentuk provinsi Sulawesi Barat. Perjuangan panjang pembentukan
Provinsi Sulawesi Barat akhirnya terwujud melalui UU No. 26 Tahun 2004
tentang Undang-Undang Pembentukan Daerah Otonom Baru pada tanggal 5
Oktober 2004. Provinsi Sulawesi Barat dalam masa pemerintahan tak lepas
dari peran Lembaga Legisltaif yakni DPRD, DPRD Provinsi Sulawesi Barat
berpusat di Ibu kota Provinsi yakni di Kabupaten Mamuju dengan
beranggotakan 45 orang yang dipilih melalui pemilihan umum setiap lima
tahun sekali. Pimpinan DPRD Sulawesi Barat terdiri dari 1 Ketua dan 3
Wakil Ketua yang berasal dari partai politik pemilik jumlah kursi dan
suara terbanyak.

Anggota DPRD Sulawesi Barat yang sedang menjabat saat ini adalah
hasil Pemilu 2019 yang dilantik pada 26 September 2019 oleh
Ketua Pengadilan Tinggi Makassar di Gedung DPRD Sulawesi
Barat, Komposisi anggota DPRD Sulawesi Barat periode 2019-2024 terdiri
dari 10 partai politik dimana Partai Demokrat adalah partai
politik pemilik kursi terbanyak yaitu 9 kursi disusul oleh Partai
Golkar yang meraih 8 kursi serta PDI Perjuangan dan Partai NasDem yang
masing-masing meraih 6 kursi.

Perayaan hari jadi Provinsi Sulawesi Barat yang telah memasuki usia
Ke-17 yang akan di peringati pada tanggal 22 September 2021 mendatang di
pusatkan di Buttu Ciping, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar.

Alasan dipilihnya Buttu Ciping sebagai lokasi perayaan HUT Sulbar tahun
ini menurut Muhammad Idris, karena merupakan satu-satunya tempat
terdapat bangunan besar milik provinsi yakni, taman budaya atau Museum
Buttu Ciping.

HUT Sulbar mengusung tema /“Utuh bersama memajukan Sulawesi Barat
Malaqbiq”/ . Perayaan HUT Sulbar berbagai rangkaian acara akan digelar,
seperti sidang paripurna, pemberian penghargaan individu atau organisasi
yang berjasa dalam memajukan provinsi, pameran UMKM yang bertujuan untuk
mendorong dan mengapresiasi usaha-usaha masyarakat, dan Atraksi Sayyang
Pattu’duq (Kuda Patu’duq) untuk memasarkan budaya lokal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here