Iming-iming Rp15 Ribu, AR Masuk Dijeruji Besi

129

Majene, LensaKhatulistiwa.com – Kapolres Majene AKBP Febryanto Siagian kembali memimpin press release tentang kasus pencabulan dibawa umur, di Aula Mapolres, Kamis (02/09/21).

“Kasus pencabulan ini berdasarkan LP/105/VIII/2021/SPKT/Res Majene/Polda Sulbar, tanggal 29 Agustus 2021,” terang Kapolres Majene.

Ia menyebut, kasus pencabulan terjadi pada tanggal 26 Agustus 2021 di kebun kelapa Dusun Sumakuyu Desa Onang Kecamatan Tubo Sendana Kabupaten Majene yang dilakukan terduga inisial A (22) terhadap korban AR (10).

“Saat melakukan aksi bejatnya, awalnya korban di iming-imingi uang sebesar Rp15.000 dan kedua temannya membantu mencari buah kelapa. Namun saat ada kesempatan terduga sengaja membawa korban menjauh dari kedua temannya dan melancarkan aksinya,” ujarnya.

Untuk menghilangkan jejak kejahatannya lanjut Kapolres, terduga pelakupun memberikan uang sebesar Rp5.000 agar tidak menceritakan kepada siapapun.

“Parahnya lagi korban yang menjadi pemuas nafsu bejat terduga pelaku merupakan keluarga dekat atau sepupu. Akibat perbuatannya ia di jerat dengan pasal 82 ayat (1) jo pasal 76e UURI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomot 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak,” sebutnya. (Abr)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here