Implementasi Pendidikan Harap Ditingkatkan

23

Majene, LensaKhatulistiwa.com – Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Majene menggelar Forum Penelitian dan Pengembangan Fasilitasi, Pelaksanaan dan Evaluasi Bidang Pemerintahan Umum, di ruang Pola Kantor Bupati Majene, Rabu (08/09/21).

Kegiatan forum itu, untuk menjaring masukan dan mendesain Majene sebagai pusat pelayanan pendidikan di Provinsi Sulbar dengan menghadirkan tiga narasumber, yaitu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulbar Prof. Dr. Gufran, Dekan FKIP Unsulbar dan Ketua TBUP3D Rusbi Hamid.

Kepala Balitbang Majene Mihtar Thala Ali menjelaskan, melalui forum dikemas dengan tema Arah Kebijakan Pemerintah Kabupaten Majene Dalam Mendesain Majene Sebagai Pusat Pelayanan Pendidikan di Provinsi Sulawesi Barat.

“Dalam forum ini, tentunya perlu untuk  mengartikulasikan maknanya yang searah dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Majene 2021-2026, yaitu pelaksanaan pendidikan yang berbasis unggul,” paparnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulbar Prof. Dr. Gufran menyebut, peran Majene sebagai Pusat Pelayanan Pendidikan di Sulbar harus lebih di maksimalkan. “Majene harus mampu menjadi yang paling terbaik dalam mendorong kemajuan sistem pendidikan di Sulbar agar mampu bersaing di tingkat Nasional,” urainya.

Dituturkan, Majene memiliki peluang besar menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) terbaik dan hampir semua aspek pelayanan pendidikan, mulai dasar dan lanjutan terdapat di Majene.

“Ketika Majene sebagai Kota pendidika perlu menarik kembali apa yang harus diberikan untuk menjadi kota pendidikan, paling tidak sekolah harus bisa menjadi surga pembelajaran bagi anak didik,” tuturnya.

Gufran menyarankan, kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene untuk mengajak stakehokder duduk bersama bekerja keras, kerja cerda dan dari hati.

Sebelum membuka Forum Penelitian dan Pengembangan Fasilitasi, Pelaksanaan dan Evaluasi Bidang Pemerintahan Umum, Wakil Bupati Majene Arismunandar menekankan untuk bekerjasama guna meningkatkan implementasi pendidikan di daerah ini.

“Penekanan ini, setelah kita dengar masukan Kepada Dinas Pendidikan  Provinsi Sulbar Prof. Dr. Gufran. Hal itu merupakan evaluasi dan motivasi Pemkab Majene untuk bersama bekerja keras agar implementasi pendidikan mengalami peningkatan,” pintanya.

Selain itu, juga termasuk persoalan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebelumnya, karena terdapat sekolah belum mengupdate data ke dapodik dan sangat mempengaruhi dana transfer dari Pusat ke daerah.

“Melalui rekomendasi dari kegiatan ini, kita harap taraf pendidikan di Majene akan semakin baik dan meningkat serta memperkokoh Majene sebagai pusat pelayanan pendidikan di Sulbar,” harapnya.

Peserta yang dihadirkan dalam forum, Staf Ahli, Asisten Setda Majene, Kabag Setda Majene, para Pimpinan OPD, Perwakilan tokoh pendidikan agama dan masyarakat.(Abr)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here