Daftar Harga CPO Dan Persentase Indeks “K” Perusahaan Sawit Di Sulbar Untuk Bulan Februari 2016

3493

Mamuju – LK, Dinas Perkebunan Provinsi Sulbar, Kembali menetapkan Indeks “K” (kofisien) Dan harga Crud Palm Oil (CPO) di bulan Desember 2016 ulasan untuk review Seluruh Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit yang ada di Provinsi Sulbar.

Dalam Rilis yang di perlihatkan Oleh Disbun Provinsi Sulbar, harga Rata-Rata harga Minyak Sawit 5.336,32, Dan harga Inti Sawit 3.136,45, sedangkan usulan indeks K Sekitar 70,09%.

Untuk Perusahaan Sawit yang berlangganan dengan harga Minyak Sawit, Harga Inti sewit Dan Usulan Indeks K, untuk  PT. Unggul WTL harga Minyak Sawit Sebesar 5.325,18 sedangkan harga Inti sawit, 2.929,17 sedangkan Indeks K sebesar 70,09%.

Selanjutnya untuk PT Letawa, 5.307,71, Harga Inti Sawit, sebesar 3.200,00, Indks K 70,18%. PT Pasang Kayu, 5.308,29 dengan harga Minyak Sawit, 3.308,73 Dan Indeks K 70,17%.

Untuk PT Surya Raya Lestari, harga Minyak sawit sebesar 5.415,76 dengan harga Inti Sawit sebesar 3.344,34 Dan indeks K sebesar 70,09%, sementara PT Manakarra Unggul Lestari, harga Minyak sawit 5.324,68 Dan harga inti sawit 2.900,02 , dengan indeks K sebesar 69,77%.

Menurut Sekretaris Tim Penetapan harga Indeks K Dan TBS, Kaharuddin hati Penetapan Indeks K Dan TBS, memiliki Sejarah dan prosesnya Panjang Dimana sebelum ini dilakukan bersama di daerah, Penetapan Indeks K Dan TBS ditetapkan di Pusat.

“Saya dulu Sempat berdebat soal Proses Penetapan Indeks K dan TBS Waktu itu harga tidak seperti ini, Saya Katakan untuk Penetapan TBS itu tidak ada, namun yang ditetapkan adalah Indeks K. Kalau indeksnya Tinggi Maka harga TBS pun akan Tinggi,” ungkap Kaharuddin.

Ia menambahkan sebagaimana Yang telah kita sepakati dengan semua pihak, untuk bulan februari Indeks K sebesar 70,18% sehingga harga TBS untuk Bulan Ini Sebesar Rp.917,49. (AL)