Kajari Majene Terima Sertifikat Tanah

101

MAJENE, Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele (Ast) bersama Wakil Bupati Majene Arismunandar menyerahkan sertifikat tanah Tahun Anggaran 2020 untuk perluasan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene, Kamis (22/07/21).

Penyerahan sertifikat tanah itu secara seremonial antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene dengan Kejari Majene, setelah diserahkan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Majene.

“Penyerahan sertifikat tanah ini, bertepatan peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-61. Dan kami sangat bangga dan bersyukur, karena perjuangan untuk memperluas areal lahan, kurang lebih 2 tahun bisa terealisasi,” terang Kajari Majene Nursurya.

Dituturkan, perluasan aset akan menunjang tugas dan fungsi Kejaksaan sebagai aparat penegak hukum. “Semuanya demi masyarakat Majene khususnya dalam pelayanan yang kami lakukan,” ucapnya.

Nursyurya mengatakan, Pemkab Majene juga bisa bekerjasama dengan Kejaksaan selaku Jaksa pengacara Negara yang bisa mewakili Pemda jika terdapat aset-aset Pemerintah yang di kuasai pihak ketiga tanpa asas hukum yang jelas.

“Kami bisa mewakili pihak pemerintah dalam memperoleh aset-aset Pemda, jika ada permasalahan atau dikuasai pihak ketiga, kita bisa membuat perjanjian kerjasama untuk langkah selanjutnya,” ungkap Nursurya.

Sementara, Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele bersama Wakil Bupati Majene Arismunandar mengatakan, dengan adanya sertifikat tanah, maka status kepemilikan tanah sudah jelas dan telah melalui kepastian hukum atas kepemilikan tanah.

“Kita akan terus berupaya menjalin kerjasama dengan Kantor BPN Majene dalam mensertifikatkan semua tanah, baik itu bangunan instansi pemerintah maupun tanah hibah untuk instansi lain,” singkatnya.

Ditempat sama, Kepala BPN Majene A. Mappangile mengatakan, di wilayah Majene masih banyak tanah belum bersertfikat. “Melalui kerjasama dengan pihak Disperkimtan Majene dapat mengivetarisir aset-aset Pemda dan vertikal sehingga tidak terbengkalai,” urainya.

Ia juga melaporkan, untuk program kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2021 telah dilaksanakan di 6 desa 2 Kecamatan. “Untuk target 2022, ada dua Kecamatan lagi, yaitu Kecamatan Banggae dan Banggae Timur dan pada 2024 semua Kecamatan akan terpetakan,” jelasnya.(Srl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here