Kelurahan Bakal Kelola BKK

52

Wabup Apresiasi DLHK dan Siaga 86

Majene, LensaKhatulistiwa.com – Petugas kebersihan memiliki peran penting dalam pelaksanaan pembersihan dengan bekerja sangat tangguh dalam menjalankan tugas untuk menjaga kebersihan di setiap sudut kota di daerah ini.

Peran petugas kebersihan ini, menjadi wujud apresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene, seperti dipaparkan Wakil Bupati Majene Arismunandar pada rapat koordinasi pembahasan persiapan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Tahun Anggaran 2021 Kabupaten Majene, di ruang rapat Wakil Bupati Majene, Selasa (14/09/21).

Ia mengucap, terimakasih atas semangat dan ketangguhan petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) bersama Siaga 86 Majene dalam menjalankan tugas. “Semoga ini dapat terus menjadi konsisten kita bersama,” harap Arismunandar.

Lebih jauh Arismunandar menuturkan, pelaksanaan Program Mandiri, Cerdas dan Sehat (Marasa) Provinsi Sulawesi Barat melalui BKK yang akan menyasar seluruh kelurahan di wilayah Kabupaten Majene dengan bentuk kegiatan pemberdayaan masyarakat guna mendukung pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (SBS).

“Tiap Kelurahan di Kabupaten Majene bakal menerima BKK dari Pemprov Sulbar. Bantuan yang akan diterima berupa dana transfer senilai Rp200 juta yang diperuntukkan untuk pengelolaan fasilitas sampah setiap kelurahan. Selain Kabupaten Majene ada 3 daerah lainnya yang turut menerima dana BKK, diantaranya Polman, Mamuju dan Mamasa,” terangnya.

Arismunandar juga mengucap rasa syukur dan menyambut baik rencana BKK karena pemanfaatannya selaras dengan visi misi Bupati Majene melalui program 100 hari, yaitu Majene Bersih.

“Program Majene bersih sampai saat ini terus berjalan, dan kita terus memantau di setiap sudut kota dan sudah tidak ada lagi potensi banjir, terutama titik rawan banjir juga sudah aman,” akunya.

Ia menyarankan, untuk realisasi kegiatan nantinya, agar memaksimalkan dokumentasi sebagai bentuk pertanggung jawaban ke Gubernur Sulbar.

“Untuk persiapan pencairan dana BKK masih menunggu petunjuk teknis melalui Peraturan Gubernur (Pergub). Karena anggaran BKK bersumber dari APBD Provinsi Sulbar 2021, namun karena ada kesalahan nomor rekening dana BKK di alihkan ke APBD Perubahan. Dan dana ini akan masuk ke APBD Majene melalui dua tahap,” urainya.

Hadir dalam rapat koordinasi, Asisten I, Kabag Pemerintahan, para Camat dan para Lurah.(Abr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here