Konferensi Cabang PGRI Pamboang

40

Abdul Rahman : PGRI Sebagai Organisasi Unitaristik

Majene, LensaKhatulistiwa.com – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Majene Abdul Rahman menyatakan, bahwa terpilihnya sebagai Ketua PGRI Kabupaten Majene merupakan amanah yang diberikan sesuai hati nurani para anggota PGRI itu sendiri.

“Karena PGRI sebagai organisasi unitaristik yang anggotanya terdiri dari Kepala Sekolah, para guru dan tidak memandang jenjang, ras serta yang lainnya,” tutur AbDul Rahman pada Konferensi Cabang PGRI Kecamatan Pamboang periode 2019-2024 Tahun 2021, di Aula SDN 17 Galung-galung Pamboang, Sabtu (13/11/2021).

Diuraikan, untuk kekuatan ke depan hanya kekuatan yang sinergitas karena PGRI adalah organisasi profesi, perjuangan dan ketenagakerjaan. “Jalur pekerja kita sudah
jelas sebagai sebuah lembaga organisasi dengan mengembangkan profesi sebagai guru yang terdepan untuk dilakukan,” paparnya.

Selain itu, PGRI juga organisasi independen yang tentunya tidak berafiliasi dengan Partai Politik (Parpol) sesuai pernyataan dalam Anggaran Dasar PGRI pada Kongres Pemerintah 2019. “Konferensi ini sangat patut diapresiasi, karena PGRI cabang Pamboang pertama melakukan konferensi dari delapan kecamatan setelah konferensi PGRI Kabupaten Majene,” ungkapnya.

Ia berharap, dalam konferensi cabang PGRI Pamboang yang terpilih, baik Ketua maupun para pengurus nantinya dapat bersinergi secara internal, eksternal, sinergi, koordinasi, komunikasi untuk membangun ke depan. “Semoga konferensi cabang PGRI Pamboang
tetap berjalan dengan lancar,” harap Koordinator Pengawas Sekolah Disdikpora Majene itu.

Konferensi Cabang PGRI Kecamatan Pamboang dengan tema Hidup PGRI, Hidup Guru, Solidaritas Mewujudkan Majene Unggul, Mandiri dan Religius dibuka Camat Pamboang Albar Mustar. “Saat ini kita melakukan pemilihan kepengurusan cabang PGRI Pamboang, ini hal yang biasa, yang luar biasa bagaimana pengurus bisa membesarkan organisasi ini,” tutur Albar.

Dijelaskan, membesarkan suatu organisasi tentunya dapat melakukan pembinaan, kesejahteraan termasuk peningkatan sumber daya anggota itu sendiri. “Sebenarnya saya ingin rutin bertatap muka dengan para tenaga pendidik di Pamboang untuk menyampaikan terkait masalah pendidikan, namun kita masih dibatasi pandemi Covid-19,” ujarnya.

Ia mengapresiasi, setelah mendengar lagu PGRI selaku penyuluh Bangsa untuk bersama Pemerintah melakukan sinergitas sinkronisasi mensukseskan program Pemerintah khususnya di Kecamatan Pamboang. “Di Kecamatan Pamboang banyak persoalan, bukan hanya kurangnya minat anak-anak untuk bersekolah diakibatkan sisi ekonomi, tapi ada hal yang sangat penting adalah tingginya stunting,” akunya.

Lebih jauh Albar menguraikan, apabila stunting tidak segera mendapat penanganan, tentunya cikal bakal generasi mendatang di wilayah Kecamatan Pamboang tidak akan bisa sukses. “Terdapat lima desa di Kecamatan Pamboang, dan diharapkan sinergi para guru untuk memerangi stunting,” pintanya.

Dalam konferensi juga dirangkaikan Peringatan Maulid nabi Muhammad SAW 1443 Hijriyah-2021 Masehi, dihadiri Ketua Cabang PGRI Pamboang Wahyuddin yang saat ini terpilih Sekretaris PGRI Kabupaten Majene, Kepala UPTD Pamboang, Pembawa Hikmah Maulid, para pengurus PGRI Kabupaten, para Kepala sekolah, para guru anggota PGRI cabang Pamboang.(Ahi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here