LBH Mandar Yustisi Lakukan Sosialisai Bantuan Hukum Gratis Bagi Masyarakat Miskin

867

Mamuju – LK, Sebagaimana yang tertuang dalam konstitusi negara tentang kesamaan hak dan kedudukan setiap warga Negara di Mata Hukum, Kemenkumham gandeng seluruh OBH untuk lakukan sosialisasi hukum serentak di seluruh LP di Indonesia.

Salah satu OBH yang terlibat dalam sosialisasi hukum tersebut adalah LBH Mandar Yustisi di LP Kabupaten Matra Provinsi Sulbar yang di ikuti oleh seluruh penghuni LP Kabupaten Matra baik yang masih berstatus sebagai warga binaan maupun Narapidana.

Sekjen LBH Mandar Yustisi, Muh. Yusuf, SH,MH mengatakan bahwa tujuan sosialisasi hukum tersebut dimaksudkan agar masyarakat terutama yang tidak mampu, dapat mengetahui tata cara memperoleh bantuan hukum gratis.

” Tujuan dari kegiatan ini yang pertama adalah, bantuan hukum gratis bagi masyarakat miskin, yang kedua kesamaan dalam memperoleh bantuan pendampingan hukum mulai dari kepolisian sampai ke pengadilan, dan yang ketiga adalah mendapatkan akses keadilan,” Paparnya.

Dikatakannya bahwa sudah menjadi rahasia umum sering terjadi penyiksaan bagi korban ketika sementara berproses di kepolisian dan menurutnya itu adalah pelanggaran HAM sehingga untuk menghindari hal serupa maka harus di dampingi Kuasa Hukum.

Selanjutnya Ia mengatakan, adapun prasyarat dalam memperoleh bantuan hukum gratis bagi rakyat miskin, harus dapat memperlihatkan surat keterangan miskin dari Pemdes yang diketahui oleh Camat, atau surat keterangan miskin lainnya.

” Untuk memperoleh bantuan hukum gratis dari LBH Mandar Yustisi, harus mengisi formulir yang di sediakan di kantor kami di jalan Teuku Umar No 23 Kab Mamuju serta membawa surat keterangan miskin dari Desa yang diketahui oleh Camat atau bisa juga menyertakan surat/kartu miskin lainnya,” Jelas Yusuf.

Ia juga mengatakan bahwa sosialisasi yang dilakukan di LP ini hanya sebagai langkah awal dan untuk selanjutnya, kedepan kita akan turun ke masyarakat secara langsung untuk memberikan pemahaman hukum terutama bantuan hukum gratis bagi masyarakat miskin. Pungkasnya.(AL)