Letawa Dan Sarudu Titik Awal Konsolidasi Politik SDK Di Matra

834

MATRA – Bakal calon Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka memulai agenda sosialisasinya di Kabupaten Mamuju Utara (Matra), Jumat (11/03).

Dua desa yang dipilih sebagai titik awal agenda silaturrahmi pria yang juga Ketua DPD Demokrat Sulawesi Barat itu ialah, Desa Letawa dan Sarudu, Kecamatan Sarjo.

Pada kesempatan itu, Bupati Mamuju dua periode tersebut turut didampingi tokoh masyarakat, Aruchul Thahir, Ketua DPRD Sulawesi Barat, A. Mappangara, Anggota DPRD Sulawesi Barat, H Abidin, Wakil Ketua DPRD Matra, Musawir Az Isham, serta sejumlah anggota DPRD Matra dari fraksi Demokrat lainnya.

Dalam dua pertemuan di dua desa di atas, Suhardi Duka lebih banyak fokus pada tema utama yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan.

“Pembangunan di segala lini khususnya di wilayah perbatasan adalah harga diri sebuah pemerintah kabupaten atau bahkan pemerintah provinsi. Bagaimana tidak, wilayah perbatasan merupakan perwajahan dari seluruh bentuk pembangunan di sebuah daerah,” kata Suhardi.

Letawa dan Sarude sendiri adalah dua desa yang mendiami wilayah kecamatan Sarjo; kecamatan yang berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

“Kalau wilayah perbatasannya bagus, maka kesan pertama yang didapatkan oleh siapapun yang hendak masuk ke suatu daerah juga akan bagus. Begitu juga kalau misalnya pembangunan di wilayah perbatasan jika tak memberikan gambaran yang positif, itu juga bisa berdampak buruk pada kesan pertama bagi siapapun yang hendak memasuki daerah tersebut,” sambungnya.

Memimpin Mamuju selama dua periode, Suhardi mengaku terus berkomitmen untuk memajukan daerah khususnya di wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Mamuju.

“Karena saya berfikir wilayah perbatasan itu harga diri saya sebagai Bupati, makanya Tapalang yang berbatasan dengan Majene selalu saya upayakan untuk bagaimana pembangunan di sana terus ditingkatkan. Begitu pula dengan apa yang ada di Sampaga, wilayah yang berbatasan dengan Mamuju Tengah,” sebut Suhardi Duka.

Pembangunan wilayah perbatasan yang dimaksud oleh Suhardi Duka di atas bukan hanya pembangunan yang sifatnya fisik semata. Musawir menambahkan, salah satu indikator kemajuan di suatu daerah perbatasan ialah termasuk bagaimana tingkat perekonomian masyarakat setempat yang juga harus meningkat.

“Pengalaman beliau (SDK) selama memimpin Mamuju 10 tahun lamanya sudah cukup membuktikan bagaimana prestasinya dalam meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi. Hal itu dibarengi dengan terus menurunnya jumlah orang miskin serta angka pengangguran di Mamuju. Olehnya, saya mengajak kita semua, bagaimana supaya kita mendukung beliau di Pilgub nanti. Indikator keberhasilannya dalam memimpin pemerintahan sudah teruji,” sumbang Musawir, Ketua DPC Demokrat Matra itu.

Suhardi Duka sendiri dijadwalkan bakal ‘berposko’ di Matra selama beberapa hari kedepan. Rencananya, sejumlah desa di ujung utara Sulawesi Barat itu akan dikunjunginya untuk bersilaturrahmi sekaligus bersosialisasi jelang pelaksanaan Pemilukada Sulawesi Barat, Februari 2017 mendatang. (AL)