Majene Dalam Pusaran Defisit, Begini Penjelasan H.Ardiansyah

171

Majene,LensaKhatulistiwa.Com-Sekretaris Daerah Kabupaten Majene akhirnya angkat bicara mengenai issue Defisit yang belakangan trending serta hangat dibicarakan beberapa kalangan diKabupaten Majene, Kamis 25 November 2021.

Defisit anggaran merupakan salah satu kebijakan fiskal yang menjadi perhatian dalam menjaga kesinambungan fiskal secara nasional. Defisit anggaran merupakan selisih antara anggaran pendapatan dengan anggaran belanja yang nilainya negatif. Belanja lebih besar dari pendapatan yang diperoleh.

Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Mamasa itu, menepis issue yang beredar mengatakan  Kabupaten Majene untuk tahun anggaran 2022 akan mengalami defisit pada angka 20 M.

Ia menyebutkan, APBD Majene tidak mengalami Defisit karena ini nantinya akan kami seimbangkan sehingga dapat normal. Namun saja, akan ada belanja yang akan kami kurangi kedepan.

“Jadi bukan defisit, namun saja masih ada ketidakseimbangan antara belanja dan anggaran yang tersedia”, katanya.

Lebih lanjut Ardiansyah menyinggung mengenai kisruh TPP Pegawai yang rencananya akan dilakukan pemangkasan hingga 10 M. Hanya saja, itu masih dalam perbincangan.

“Pada intinya, kita inginkan bagaimana caranya kedepan kita menemukan solusi sehingga rencana pemangkasan tidak dilakukan”.

Dirinya juga berpesan kepada seluruh ASN lingkup Kabupaten Majene untuk senantiasa melakukan instrospeksi diri. Apakah yang selama ini TPP yang didapatkan sudah sesuai kinerja. Wallahu Alam.

“namun dibalik itu, tentu kita berterima kasih kepada seluruh ASN yang sudah menjalankan tugasnya secara baik sebagai abdi negara dan menerima TPP sesuai kinerjanya”, tutupnya, Sekda Majene.(srl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here