Maju Pilkades Napo, Basri Harap Penyelenggara Tidak Main Mata

286

Polman,LensaKhatulistiwa.Com-Pemilihan serentak Kepala Desa diKabupaten Polewali Mandar (Polman) Provinsi Sulawesi Barat telah memasuki masa tahapan pemilihan.

Kepala Desa adalah sebuah jabatan politik yang dimana masyarakat meletakkan mandatnya kepada salah satu calon yang dianggap mampu melahirkan sebuah inovasi demi kemajuan Desanya melalui instrumen pemilihan.

Salah satu calon kepala Desa Napo Kecamatan Limboro Kabupaten Polman ‘Basri’ mengumumkan dirinya maju setelah lolos pada tahapan pemilihan Desa beberapa waktu lalu yang dilaksanakan oleh penyelenggara.

Dirinya mengungkap, majunya beliau berawal dari dorongan beberapa tokoh masyarakat, agama dan pemuda untuk ikut dalam pemilihan Desa serentak kedepan. Hal itu, direspon positif dengan mewakafkan dirinya maju pada pemilihan Desa dengan mengusung konsep Visi-Misi sebagai berikut,

VISI:
#Menciptakan pelayanan yang Baik dan Profesional agar terwujudnya Desa Napo yang RELIGIUS, BERBUDAYA, MAJU, MANDIRI, SEHAT DAN SEJAHTERA.

#Menciptakan Pemerintahan yang JUJUR, TRANSPARAN, AKUNTABEL dan PARTISIPATIF

MISI:

1).Menjadikan Agama sebagai pondasi utama dalam kehidupan sosial.

A. Membentuk Badan Kesejahteraan Masjid Desa setiap Masjid sebagai jembatan Pemerintah membantu Masjid dan Jamaah.

B. Mengupayakan memberi tunjangan tambahan bagi Imam, Khatib, dan Bilal.

C. Memperkuat Majelis taklim dan remaja Masjid agar kegiatan agama hidup disetiap Masjid.

D. Membantu seluruh guru ngaji di Desa agar bisa Sejahtera, minimal menjadi Taman Pendidikan Al Qur’an

2).Mengembalikan Banua Kayyang Napo sebagai akar Budaya dan Adat di tanah Mandar (To Napo). Menerapkan dan mengajarkan keseluruh generasi muda tentang adat keNapoan dimulai dari lingkungan pemerintah Desa sampai keseluruh Masyarakat serta  Mengadakan pelatihan khusus bagi masyarakat untuk mempelajari adat to Napo.

3).Mengoptimalkan kinerja perangkat Desa secara maksimal serta menguasai teknologi demi tercapainya pelayanan yang baik, Transparan, berintegritas, Akuntabel, dan bertanggung jawab, Sesuai UU yang berlaku tentang penyelenggaraan pemerintah Desa.

4).Melaksanakan Kordinasi dengan BPD serta bekerjasama dan bermusyawarah dalam membuat keputusan tentang program kerja maupun prioritas penetapan peraturan Desa yang harus dibuat dan dilaksanakan.

5).Mengajak Masyarakat dan organisasi yang ada di Desa seperti Kelompok Tani, Pendidikan Anak Usia Dini, Taman Pendidikan Al Qur’an, Organisasi Seni dan Budaya, PKK, Organisasi Mahasiswa, karang taruna untuk ikut aktif, dan diharapkan dengan adanya pertemuan kelompok seluruh lapisan Masyarakat dapat berkomunikasi, bersosialisasi, dan berinteraksi dengan baik, dengan hal ini mestinya akan tumbuh ide dan gagasan  ataupun program masyarakat yang bersifat membangun, semangat gotong royong, terjadinya kebersamaan yang kuat sehingga ketika ada kesulitan dan masalah dapat diselesaikan secara bersama-sama.

6).Mengfungsikan lembaga-lembaga yang ada di Desa agar dapat berperan aktif dalam kegiatan pembangunan serta pemahaman bahwa semua elemen masyarakat mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam proses kegiatan pembangunan di segala bidang.

7).Meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat seperti :
A. Mendorong masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat, mengoptimalkan serta melakukan pendampingan peran kader posyandu, balita dan lansia agar tercapai kesehatan masyarakat lahir batin dan melakukan kerjasama dengan pihak terkait lainnya.

B.Membangun MCK Plus disetiap RT seDesa Napo

C.Membuat fasilitas olahraga (sport center mini).

D.Membuat taman Desa demi keindahan Desa serta tempat bermain dan berkumpul anak-anak.

E. Menyiapakan Mobil Desa Siaga untuk Masyarakat Desa Napo.

F.Membuat perpustakaan Desa.

G.Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Napo setiap tahun dan mengadakan PORDUS Napo.

8).Meningkatkan kesejahteraan dengan melibatkan secara langsung masyarakat dalam berbagai bentuk kegiatan seperti :

A.Membangun infrastruktur dengan baik untuk meningkatkan perekonomian masyarakyat dan memperbaiki tata ruang Desa.

B.Memfasilitasi Bedah Rumah dengan Pemerintah Daerah (Kabupaten dan Provinsi) serta Nasional bagi masyarakat yang tidak mampu.

C.Membuat Program (Napo Tarrang) sebagai bantuan kepada masyarakat yang belum memiliki meteran (KWH).

D.Memfasilitasi Masyarakat Desa akan kepastian hukum kepemilikan tanah.

E.Mendorong ekonomi kreatif dengan memanfaatkan lahan kosong disekitar rumah.

9).Melaksakan kegiatan dan mengelolah dana Desa secara JUJUR, TRANSPARAN, AKUNTABEL, DAN PARTISIPATIF. Dengan cara Melibatkan seluruh masyarakat dan lembaga masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengawasan pembangunan, sekaligus masyarakat sebagai pelaku dalam setiap tahapan kegiatan pembangunan, sehingga tercipta pembangunan yang jujur, baik, Transparan serta dapat di pertanggungjawabkan dan tepat sasaran.

10) Mengelola BumDes secara profesional agar bisa menjadi sumber PAD (PENDAPATAN ASLI DESA).

A.Memberikan Anggaran yang cukup ke BUMDES.

B.Melatih pengurus BUMDES dengan baik sehingga pengelolaannya bisa secara profesional.

C.Membangun Wisata Budaya, Pasar Ternak, ATK Napo, dan usaha lainnya.

Kesimpulan dari Visi Misi yang saya paparkan adalah :

1. Visi Misi saya lebih menitik beratkan pada peningkatan kapasitas sumber daya Manusia dan pemberdayaan SDMnya sehingga ketika SDMnya sudah lebih siap maka saya berharap program-program kerja dan rencana pembangunan dalam segala bidang, dapat tersusun dengan lebih baik dan pelaksanaannya dapat tepat sasaran, tepat guna dan dapat bermanfaat secara maksimal.

2. Bahwa semua program yang saya sampaikan tidak akan berhasil secara maksimal tanpa ada dukungan/bantuan dan kerja sama antar warga Masyarakat, Lembaga-lembaga yang ada di Desa dengan Pemerintah Desa Napo.

3. Dengan adanya keterbatasan kemampuan Pemerintah Desa untuk mewujudkan Visi Misi ini, saya akan mengusulkan Program Kerja yang tidak tertangani oleh Pemerintah Desa ketingkat Kabupaten, Provinsi dan Pusat.

Demikian Visi Misi saya sebagai calon Kepala Desa Napo periode 2022-2028, bila ada kurang dan lebihnya saya mohon maaf yang setulus-tulusnya, dalam kesempatan yang baik ini kepada Bapak Ibu dan semua Tomala’bi’u yang hadir dalam acara ini kami mohon do’a restu dan dukungan terutama kepada warga Desa Napo yang telah mempunyai HAK PILIH.

Selain dari itu, dirinya juga berpesan agar setiap perangkat Desa baik itu aparat Desa, Badan pengawasan Desa (BPD) agar dapat mengedepankan profesionalitas demi menjaga marwah kelembagaan serta jauh dari tindakan nepotisme, harapnya Basri Calon Kepala Desa Napo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here