Parade Tokoh di Kampanye SDK-Kalma

589

MAMASA-LK, Jalan terus. Agenda kampanye Pasangan Calon Gubernur dan Wakil
Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK)-Kalma Katta terus
berlanjut. Sukses dengan ribuan massa di kampanye Majene belum lama
ini, jagoan Demokrat, Hanura, PKS dan PBB itu lagi-lagi telah
menuntaskan agenda kampanye terbukanya di Lapangan Kondosapata, kota
Mamasa, Jumat (9/12).

Hadir menyapa ribuan massa dan pendukungnya di Mamasa, SDK-Kalma tak
sendiri. Keduanya turut didampingi sejumlah tokoh kenamaan di Sulawesi
Barat. Mereka yang mengawal SDK-Kalma diantaranya Ketua Tim Kampanye
Provinsi SDK-Kalma, Suraidah Suhardi, Ketua DPC Demokrat Mamasa yang
juga Bupati Mamasa, Ramlan Badawi, Ketua Majelis Pertimbangan Partai
DPD Demokrat Sulawesi Barat yang tak lain Bupati Mateng, Aras
Tammauni, serta pengusaha sukses asal Mamasa, Zaenal Tayeb alias Bang
Jenol.

Hadir pula sederet tokoh adat dan tokoh agama yang ada di Mamasa.
Selain sederet Anggota DPRD baik di level Provinsi maupun Kabupaten,
serta para pengurus Partai pengusung SDK-Kalma.

“Dalam memilih pemimpin, tentu kita mau yang sudah kenal dengan kita,
yang kita kenal siapa-siapa yang mendukungnya, serta yang memiliki
visi misi serta program yang jelas. Saya dan Pak Kalma sudah memenuhi
kriteria itu. Masyarakat Mamasa sudah tahu dan kenal siapa saya,
apalagi dengan orang-orang yang mendukung kami, ada pak Ramlan, Pak
Zainal, ada Pak Aras. Program serta visi misi kami untuk meningkatkan
kesejahteraan masyarakat juga sangatlah jelas,” sebut SDK di awal
orasi politiknya.

Di hadapan ribuan masyarakat Mamasa, Ketua DPD Demokrat Sulawesi Barat
itu menegaskan komitmennya untuk memperbaiki taraf hidup masyarakat,
khususnya yang ada di Mamasa. Program prioritas seperti pemerataan
sebaran anggaran infrastruktur Rp. 100 Milyar per tahun per Kabupaten,
penggratisan seragam sekolah bagi anak didik usia SMA/sederajat, serta
jaminan pelayanan kesehatan dengan pemberian kartu BPJS kepada seluruh
masyarakat kembali disuarakan oleh SDK.

“Saya dan Pak Kalma orangnya komitmen. Pantang bagi kami untuk tidak
merealisasikan apa yang telah kami ucapkan. Kami satu kata dengan
perbuatan. Dengan program prioritas itu, maka kami yakin akan mampu
meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya yang ada di Mamasa ini
secara bertahap,” ungkap SDK.

Baik SDK, maupun Kalma Katta adalah dua figur dengan segudang
pengalaman memimpin pemerintahan di suatu daerah. SDK menuntaskan 10
Tahun masa kepemimpinannya di Kabupaten Mamuju, begitu pun Kalma yang
khatam 2 periode menahkodai pemerintahan di Majene.

“Pilihlah pemimpin yang punya pengalaman dalam hal mensejahterakan
masyarakat. Saya dan Pak SDK sudah cukup teruji, serta sukses membawa
perubahan positif selama kami 10 Tahun jadi Bupati. Di Pilkada 2017
nanti, sudah saatnya bagi kami untuk tidak lagi mengurusi Mamuju atau
Majene. Saatnya saya dan Pak SDK mengurusi 6 Kabupaten yang ada di
Sulbar ini,” kata Kalma saat berkesempatan membawakan orasi
politiknya.

Ramlan sendiri menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat Mamasa
untuk menyatukan dukungan di Pemilukada Februari 2017 nanti ke
pasangan SDK-Kalma. Menurutnya, Pasangan Calon Nomor urut 1 itu
memiliki kualitas kepemimpinan yang mumpuni untuk memberi perubahan
positif pada kehidupan masyarakat khususnya di ‘Bumi Kondosapata’
tersebut.

“Kabarkan kepada seluruh lapisan masyarakat, bahwa SDK-Kalma adalah
calon pemimpin yang punya kualitas untuk memberi perubahan bagi kita
di Mamasa ini. Saya mengajak kepada kita semua, mari menyatukan
dukungan, menyatukan pilihan di Pilkada nanti untuk SDK-Kalma,”
sumbang Ramlan Badawi.

Zainal Tayeb dalam orasi politiknya meminta kepada masyarakat
khususnya yang ada di Mamasa untuk tetap berada di dalam gerbong besar
pemenangan SDK-Kalma pada Pemilukada nanti. Ia menegaskan, kemenangan
SDK-Kalma di Mamasa adalah sebuah pertarungan harga diri bagi
pengusaha sukses yang menetap di Bali itu.

“Malu saya kalau sampai kita kalah di Mamasa ini. Tidak ada yang perlu
kita ragukan dari kedua sosok ini. Kualitas dari SDK-Kalma yang
kemudian membuat saya memutuskan untuk mendukung SDK-Kalma di
Pilkada,” seru Bang Jenol, sapaan akrab Zainal Tayeb.

Obbie Messakh jadi penampilan spesial di kampanye SDK-Kalma hari itu.
Selain pelantun ‘kisah kasih di sekolah’ tersebut, ribuan massa yang
memenuhi lapangan Kondosapata juga dihibur oleh penampilan Nurdin
‘KDI’ serta Lidya dan Bonita ‘d’Academy’. (Mul)