Percepatan Pencapaian Visi Misi Bupati-Wakil Bupati Majene

19

Pemkab Gelar Sosialisasi Inovasi Daerah

Majene, LensaKhatulistiwa.com – Pemerintah Daerah (Pemda) wajib melakukan berbagai inovasi dan sebagai ujung tombak pelayanan publik.

Dengan pelayanan publik yang inovatif, tentu tidak hanya meningkatkan pelayanan dan pemberdayaan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi, namun daya saing yang nantinya akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

Hal ini, dituturkan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Majene Ardiansyah pada Sosialisasi Inovasi Daerah untuk Percepatan Pencapaian Visi Misi Bupati Majene dan Wakil Bupati Majene, di ruang Pola Kantor Bupati Majene, Selasa (16/11/2021).

Pentingnya inovasi daerah lanjutnya, menjadi hal utama. “Majene secara SDM sangat mumpuni untuk menghasilkan inovasi di sektror pelayanan publik, namun dari segi pelaporan dan pencatatan tidak begitu nampak, sehingga saat mengecek inovasi goverment Awards Majene hanya tercatat memiliki 6 inovasi di sepanjang 2019-2021,” urainya.

Padahal lanjutnya, untuk mengukur inovasi berhasil atau tidak, dengan melihat penerapan di masyarakat, apakah berguna atau memiliki dampak yang baik untuk masyarakat. “Padahal pelaporan dan pencatatan telah diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014, sehingga setiap Pemda wajib melakukan melaporkan melalui penilaian Indeks Inovasi Daerah Kemendagri,” paparnya.

Mantan Sekkab Mamasa itu menyakini, banyak inovasi yang telah di lakukan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) namun kemungkinan tidak hanya melaporkan, tapi juga belum mengetahui program masuk dalam kategori Inovasi daerah.

“Seperti contohnya, setiap inovasi yang dilakukan dalam kegiatan Latpim dan Diklat hanya berfokus dan berbeda dari segi nama saja, namun dari sisi implementasi sama,” bebernya.

Ia berharap, setiap OPD di Majene mulai menginventarisir berbagai kegiatan utamanya yang menyangkut inovasi daerah dan Ardiansyah bertekad dan menjadi tugas pertamanya usai dilantik pekan lalu, untuk memacu peringkat Majene dari segi penilaian indeks inovasi daerah dan menjadi yang terbaik di Sulbar.

“Ini akan menjadi tugas pertama saya sebagai Sekda Majene, saya mau Majene lebih baik lagi peringkatnya tapi semua itu membutuhkan dukungan semua pihak,” akunya.

Sementara, Kepala Balitbang Majene Mihtar Thala Ali mengatakan, selama ini telah menyampaikan kepada setiap OPD untuk melaporkan seluruh programnya yang menyangkut Inovasi daerah. “Kita berharap melalui sosialisasi yang dilakukan ini, Balitbang akan memberikan informasi dan menyamakan persepsi mengenai Indeks Inovasi Daerah dan mendorong tiap OPD untuk melaporkan setiap inovasinya,” paparnya.

Sebagai Narasumber dalam sosialisasi, yaitu Dr Sulaiman dari STIA LAN Makassar dan Rusbi Hamid selaku Ketua TBUP3D, dan peserta beberapa Pimpinan OPD, para Kabag Setda dan Camat lingkup Pemkab Majene.(Adventorial)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here