Peresmian Pengaliran Perdana Listrik Desa Bambangan dan Desa Mekkatta

116

Bupati Harap Usul Perbaikan Jalan Bambangan-Mekkatta

LensaKhatulistiwa.com, Majene – Salah satu aspek yang seharusnya mendapat perhatian utama dari setiap pengelola pendidikan adalah mengenai fasilitas pendidikan.

Sarana pendidikan umumnya mencakup semua fasilitas yang secara langsung dipergunakan dan menunjang proses pendidikan, seperti gedung, ruangan belajar, alat-alat pendidikan, meja, kursi dan sebagainya, termasuk jalan juga perlu mendapat perhatian.

Hal ini, dikemukakan Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele (Ast) setelah meresmikan pengaliran perdana listrik Desa Bambangan dan Desa Mekkatta Kecamatan Malunda, Kamis (12/08/21).

“Kita sangat bersyukur bisa hadir bersama dalam Pandemi ini, dan saya terus sampaikan bahwa tetap jaga protokol kesehatan. Saya sampaikan kepada pak desa untuk diusulkan perbaikan jalan pada 2022 nanti, dan pihak sekolah supaya mengusulkan mengenai kondisi pendidikan di Desa Bambangan,” ujarnya.

Bupati Majene mengucap terima kasih kepada pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) dapat mengaliri listrik kedua desa, yakni Desa Bambangan dan Mekkatta. “Ucapan terima kasih juga kepada masyarakat atas bantuannya. Dan saya harap menjaga baik aliran listrik yang sudah masuk ini,” pintanya.

Menejer Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mamuju Didi Krismanto menjelaskan, terdapat dua PLN, yakni UP3 dan Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) yang merupakan perpanjangan tangan dari Pemerintah kepada masyarakat seluruh Indonesia.

“Khusus di wilayah Kabupaten Mejane terdapat 82 desa dan kelurahan dan sudah dialiri jaringan listrik hanya tinggal beberapa dusun. Dengan hadirnya listrik ini bisa meningkatkan perekonomian desa,” jelas Didi.

Dikatakan, produktivitas PLN tidak dapat bergerak tanpa bantuan pemerintah pusat dan daerah. “Kendala kami disini jalan transportasi ke dusun-dusun, jadi agak sulit dijangkau. Khususnya di daerah ini kami punya program UMKM pembuatan kapal untuk meningkatkan produktivitas UMKM,” urainya.

Kesempatan sama, Menejer UP2K Sulbar Dadang Wahyudi juga menjelaskan, terkait kelistrikan pada 2021 terdapat 4,2 miliar anggaran PLN desa. “Perlu diingatkan bahwa pemangkasan pohon tidak ada angggaran ganti rugi, tapi yang ada hanya upah kerja pemangkasan. Atas bantuan pak desa setempat terdapat 11 Kepala Keluarga sebagai pelanggan listrik akan di aliri listrik. Dan perlu diketahui anggaran yang digunakan sebanyak 1,3 miliar yang masuk ke desa ini adalah dana Negara, sehingga perlu dijaga bersama aliran listrik,” harapnya.

Sementara, Kades Bambangan Saifuddin sangat berterima kasih kepada Pemerintah Daerah dan PLN melalui pemasangan listrik. “Sejak 2016 kami ajukan proposal dan saat tepat hari kemerdekaan kami bisa merasakan kemerdekaan karena kami sudah bisa menikmati penerangan dari PLN,” ucapnya.

Pantauan, peresmian dilakukan dengan cara penekanan tombol dari Bupati Majene, Kades Bambangan beserta pihak PLN, dilanjutkan dengan penyerahan cendramata dari PLN serta pemberian bantuan Masjid Dusun Ratte Punaga berupa uang tunai beserta mesin pompa air 2 unit merk zimisu.

Hadir dalam peresmian, Kasatpol PP Majene H.Zaenal Fachri, Camat Malunda Salahuddin, Danramil Malunda Lettu Inf Alimuddin, Babinsa Serda Kadir, Kades Bambangan Saifuddin serta para tokoh Masyarakat dan tokoh Agama.(Srl)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here