Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H

32

Polres Majene Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Majene, LensaKhatulistiwa.com – Meski di masa Pandemi Covid-19, tidak pernah terlewatkan kegiatan ritual peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tetap terlaksana sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi akhir zaman.

Pada peringatan Maulid Nabi 1443 Hijriyah tetap dapat dijumpai di setiap daerah meski ada pembatasan massa, namun semangat maulid tetap tertancap kokoh di hati seorang muslim yang meyakininya.

Untuk peringatan Maulid Nabi di Mapolres Majene juga tidak terlewatkan seperti pada tahun sebelumnya yang digelar di Masjid Nurul Ikhlas Mapolres.

“Tema pada Maulid kali ini, Dengan Meneladani Akhlak dan Kepemimpinan Nabi Besar Muhammad SAW, Kita Wujudkan Polri Yang Presisi,” terang Wakapolres Majene AKP Ujang Saputra didampingi para Kabag, Kasat, Kasi, para personel dan Bhayangkari, Kamis (28/10/21).

Wakapolres berharap, kepada personel Polri khususnya personel Polres Majene agar dapat menerapkan cara kepemimpinan dan akhlak Nabi Besar Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari serta dalam bertugas agar terwujud kamtibmas yang Kondusif.

Ia menyampaikan harapan Kapolres Majene AKBP Febryanto Siagian, semoga melalui perayaan Maulid dapat semakin meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Tuhan yang Maha Esa.

Sementara, KH. Muslih Nur Husain dalam ceramahnya mengupas sejarah kelahiran Rasul serta cara kepemimpinan Rasul dan Akhlak yang sehari-hari Rasul kerjakan yang tentu dapat diteladani.

“Mengingat masa Pandemi belum berakhir, peringatan Maulid ini tetap menerapkan protokol kesehatan, dan peserta yang ikut jumlahnya dibatasi, jarak jamaah direnggangkan dan memakai masker serta sebelum acara semua peserta dilakukan cek suhu badan dan wajib cuci tangan,” ujarnya.

Kesempatan sama, Kabag SDM Polres Majene Kompol Achmad Syarif selaku Ketua Panitia Penyelenggara Maulid mengatakan, peringatan Maulid sedikit berbeda dari sebelumnya, disebabkan kondisi pandemi.

“Maulid kali ini kita gelar di tempat terbuka agar ancaman penularan Covid-19 lebih sedikit, karena resiko penularan Covid-19 ditempat tertutup lebih besar,” tuturnya.(Srl)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here