Pramono Edhie Bocorkan Prasyarat Calon Yang Akan Diusung Partai Demokrat Dalam Pemilukada Serentak

812

Mamuju – LK, Partai Demokrat telah terkonfirmasi bakal membuka pintu pendaftaran bakal calon Gubernur/Wakil Gubernur yang nantinya akan diusung di Pemilukada Sulawesi Barat, awal tahun depan.

Ketua Badan Pembinaan, Organisasi, Keangotaan dan Kaderisasi (BPOKK), DPP Demokrat, Pramono Edhie Wibowo membuka bocoran soal kriteria figur yang berpeluang untuk mengantongi rekomendasi resmi dari Partai ‘bintang mercy’.

“Pertama itu harus memiliki kemampuan, kapabilitas. Dicintai oleh rakyat setempat. Jangan sampai nanti, misalnya saya datang dari Jakarta ujuk-ujuk ingin jadi calon Gubernur di Sulbar, orang di sini kan tidak ada yang kenal,” sebut Pramono Edhie, Rabu (20/04).

Ditemui di sela-sela pelatihan kader DPD Demokrat Sulawesi Barat, adik Ipar Bos Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono itu menjelaskan, Partai Demokrat membuka ruang seluas-luasnya bagi siapapun figur yang berkeinginan untuk mengantongi rekomendasi resmi dari Demokrat.

“Kader diberi kesempatan, non kader juga begitu. Kami adalah Partai terbuka,” sambungnya.

Hingga saat ini, di internal Partai Demokrat Sulawesi Barat sendiri telah muncul dua figur utama yang digadang-gadang bakal mengendarai ‘si mercy’ di Pemilukada Sulawesi Barat nanti. Keduanya adalah Ketua DPD Demokrat Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) dan Anggota DPR RI, Salim S Mengga.

“Silahkan saja mendaftar. Nanti ada sistem atau mekanisme yang berlaku di Demokrat. Persyaratan dan lain sebagainya, itu ada mekanisme tersendiri di Partai. Kalau misalnya calon Gubernur itu nanti akan ditentukan oleh majelis tinggi DPP Demokrat yang ada di Jakarta. Nanti dilihat satu-satu,” jelasnya.

“Saya kasih contoh, misalnya. Ini misalnya yah, saya punya kader yaitu Pak SDK. Siapa SDK, bagaimana track record-nya. Dan lain-lain, akan kita pertimbangkan. Siapapun dia, dia harus membawa CV, jangan sampai kita ngotot tapi tidak dapat diandalkan, ujung-ujungnya kita kalah. Kami Partai terbuka, kami melihat peluang. Kalau ada kader terkuuat di Sulbar ini, tidak ada alasan bagi kami untuk tidak mendukungnya,” demikian mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu.(AL)