Presiden Serahkan Sertifikat Tanah

34

Majene, LensaKhatulistiwa.com – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan Sertifikat Redistribusi Tanah Objek Agraria 2021 secara virtual, di Istana Negara, Rabu (22/09/21).

Penyerahan sertifikat tanah secara virtual itu, dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dan disaksikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama masyarakat Majene sebagai penerima manfaat, di ruang Pola Kantor Bupati Majene.

Presiden Jokowi mengemukakan, tidak menginginkan konflik agraria yang terjadi di daerah serta tidak menginginkan rakyat kecil tidak memiliki kepastian hukum terhadap lahan yang menjadi sandaran hidupnya termasuk para pengusaha yang tidak mempunyai kepastian hukum atas lahan usahanya.

“Konflik agraria merupakan tantangan yang berat khususnya bagi para petani dan nelayan dalam menggarap lahannya,” ungkap Jokowi.

Untuk itu, bertepatan dengan hari agraria dan tata ruang 2021 Pemerintah telah menyerahkan 124 ribu sertifikat tanah hasil redistribusi di 26 Provinsi dengan 127 Kabupaten dan kota.

“Ini terdiri dari 5.212 hasil penyelesaian konflik di 7 Provinsi dan 8 Kabupaten yang merupakan prioritas di 2021. Penyerahan ini sangat istimewa karena sertifikat betul-betul tambahan tanah baru untuk rakyat, berasal dari tanah negara hasil penyelesaian konflik, tanah terlantar dan pelepasan kawasan hutan,” ujar Presiden.

Sementara, khusus untuk Kabupaten Majene, terdapat total 1.000 bidang atau 190,12 hektar diserahkan untuk 670 Kepala Keluarga (KK). “Penerima manfaat yang hadir hanya 30 KK menyesuaikan protokol kesehatan Covid-19,” terang Pj Sekertaris Daerah (Setda) Majene Masriadi Nadi atjo.

Hadir dalam virtual, Perwakilan Dandim 1401, Perwakilan Kapolres, Perwakilan Kajari, Perwakilan PN Majene, Kepala BPN Majene, Asisten Setda, para Pimpinan OPD, Camat serta 30 masyarakat Perwakilan penerima manfaat sertifikat redistribusi tanah objek agraria 2021.(Abr)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here