Program Air Minum dan Sanitasi

160

Wabup Harap Peran Pemdes Lebih Optimal

LensaKhatulistiwa.com, Majene – Wakil Bupati Majene Arismunandar mengharapkan Pemerintah Desa (Pemdes) untuk berperan lebih optimal guna mempercepat perwujudan seratus persen akses air minum dan sanitasi di wilayahnya.

“Terlebih lagi program Pamsimas III yang akan berakhir,” tutur Arismunandar sebelum membuka kegiatan pelatihan penguatan Pemdes, Kelurahan dan Kecamatan untuk kegiatan air minum dan sanitasi Tahun Anggaran 2021, di Aula B’Nusabila, Senin (02/08/21).

Disisa waktu program Pamsimas lanjutnya, agar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk menuntaskan tugas pemerintah. “Kita tinggalkan buah kerja kita yang baik, bukan meninggalkan masalah sehingga akan menjadikan beban kepada Pemda, Asosiasi maupun Kelompok Pengelola Sarana Prasarana Air Minum dan Sanitasi (KPSPAMS) kita,” ungkapnya.

Ia berharap, kepada Pemdes melanjutkan kegiatan dengan menggunakan platform Pamsimas, dan mengintegrasikan Perencanaan Jangka Menengah (PJM) Program Air Minum Kesehatan dan Sanitasi (Proaksi) dan Rencana Kerja Masyarakat (RKM) ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) dan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa).

Sementara, District Coordinator (Korkab) Pamsimas Majene Astrid Siahaja melaporkan, melalui pelatihan untuk membangun komitmen, agar setiap peserta tetap melanjutkan program Pamsimas di wilayah desanya serta menyusun rencana kerja tindak lanjut Pemdes dan Kecamatan yang mewujudkan kerjasama untuk kegiatan air minum dan sanitasi.

“Harapan kami, akan tersusun rencana tindak lanjut mulai dari Pemdes hingga Kecamatan untuk mewujudkan kerjasama Desa,” bebernya.

Dijelaskan, program Pamsimas di Kabupaten Majene telah menjangkau 62 Desa dan 19 Kelurahan pada 8 Kecamatan atau dinikmati 126.680 jiwa. “Dengan manfaat yang dirasakan, Pamsimas III yang dimulai pada 2016, maka setiap Pemdes sebagai penerima program Pamsimas berkewajiban menganggarkan pada APBDes untuk kegiatan air minum, kesehatan dan sanitasi minimal 10 persen dari total nilai RKM,” jelasnya.

Ia memaparkan, agar program Pamsimas tetap eksis dan berjalan efektif, tentu kembali melangsungkan pelatihan Penguatan Pemerintah Desa, Kelurahan Dan Kecamatan. “Untuk Kegiatan Air Minum Dan Sanitasi Tahun Anggaran 2021, mencakup empat Kecamatan yaitu Kecamatan Banggae, Banggae Timur, Sendana dan Tubo Sendana,” terang Astrid Siahaja dihadapan para Camat, Lurah dan para Kepala Desa.(Srl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here