Rahayu, Pergub Kedepan Harus Menetapkan Harga Indeks K Di Atas 80 Persen

659

Mamuju – LK, Anggota DPRD Sulbar Dari Komisi II dari Partai P-DIP Rahayu, Menjelaskan bahwa Peraturan Gubernur Sulbar yang tengah di godok, diharapkan dapat menetapkan harga Indeks K untuk Provinsi Sulbar Harus Di atas 80 Persen.

” Bulan depan kita harap bisa selesai untuk Pergubnya. Kita juga berharap agar Pergub kedepanya bisa menetapkan harga Indek K diatas 80 persen karna kalau kita lihat di daerah lain harga Indeks K, seluruhnya 80 persen, nah cuma kita disulbar hanya 72 persen itu paling tinggi ini jelas akan mencekik petani sawit kita” terang Rahayu Politisi PDIP ini, Rabu, 6/4. Siang tadi.

Olehnya itu ia mempertegas bahwa kalau klak Peraturan Gubernur Sulbar tidak mencamtungka harga Indeks K diatas 80 persen Maka saya sendiri yang akan menolak Pergub ini.” saya orang pertama yang akan menolak jika di pergub itu tidak menetapkan harga Indeks K di atas 80 persen karna bulan maret saja kemari di kalimantan harga Sawit mencapai 1500 per Kilonya.” tutur Rahayu.

Dirinya juga mengatakan bahwa saat ini era keterbukaan sehingga masyarakat atau petani kita jelas akan bertanya kalau harga Indeks K kita hanya 72 persen sedangkan harga Indeks K di daerah lain berkisar 80 persen, ini jelas mencekik dan akan menjadi, rujukan saya untuk Eksekutif dalam menetapkan Indeks K di atas 80 kedepanya.

Ia mengatakan Kalimantan saja yang harganya TBSnya 1300 harga, padahal CPO perusahan di Kalimantan itu menjual ke daerah kita.” ini kan jelas kalau kalimantan saja menjual 1300 perkilonya berarti kita bisa menetapkan harga lebih diatas 1300 perkilonya. (AND).