Rahim : hak-hak petani sawit di Sulbar Harus Dikembalikan

424

Mamuju, LK – Sejumlah anggota DPRD Provinsi Sulbar yang masuk dalam anggota Panitia Khusus ( Pansus ) Tanda Buah Segar ( TBS ) meminta kepada pihak perusahaan PT Surya Lestari dan PT Unggul untuk mengikuti Peraturan Gubernur ( Pergub ) Sulbar yang disahkan oleh Kementerian Perdagangan terkait penetapan indeks’k harga sawit.

Salah satu anggota Pansus TBS DPRD Provinsi Sulbar, Abdul Rahim mengatakan, bahwa pasus TBS di bentuk sebagai salah satu upaya untuk mengembalikan hak-hak petani sawit di Sulbar, yang selama ini kata dia, pihak Perusahaan Sawit terkesan merampas hak milik petani. Poitisi Nasdem itu mengaku, bahwa harga yang telah memiliki Pergub tentunya harus di taati oleh perusahaan, bukan malah melawan Pergub yang tentunya merampas hak – hak para petani.

“Pansus di bentuk bukan hanya untuk penetapan harga TBS saja, namun Pansus ini juga akan bisa menyelsaikan permasalan dalam sekala besar, Saya menduga, di dalamnya ini pasti ada kaitan yang satu dengan yang lainnya, bukan hanya persoalan isi perut tapi ini hak hak petani kita yang di rampas,” kata Abdul Rahim, kepada sejumlah wartawan seusai rapat pansus tersebut, Belum lama ini.

Lanjutnya bahwa, pihak perusahaan membangkan diduga adanya kekuatan besar yang terlibat didalam perusahaan tersebut kongkalikong dengan pihak perusahaan, menegaskan bahwa terbentuknya pansus di bawa kepemimpinan yang di percayakan kepada Rahayu bisa menyelesaikan membongkar seuntai masalah yang ada di petani Sawit di Sulbar