Rutan Majene Dipadamkan Dengan Apar

77

Majene, LensaKhatulistiwa.com – Kebakaran yang melanda Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Majene, terjadi pada Selasa (14/09/21), berhasil dipadamkan warga binaan bersama pegawai Rutan Kelas IIB Majene dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (Apar).

Dalam peristiwa itu, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material. Kebakaran ini merupakan kegiatan simulasi tentang pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban serta penanggulangan bencana, di Rutan Kelas IIB Majene.

“Rutan Kelas IIB Majene melaksanakan simulasi kebakaran dan bencana alam lainnya, usai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang dilahap jago merah,” jelas Rasbil Kepala Rutan Kelas IIB Majene.

Dijelaskan, kegiatan simulasi bekerjasama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majene, yang digelar di Lapangan Rutan Majene. “Simulasi ini dilakukan untuk meminimalisir adanya korban jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di rutan Majene,” urainya.

Rasbil berpesan, kepada warga binaan dan pegawai rutan Majene tidak langsung panik jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. “Kita harus berpikir jernih untuk mengetahui langkah apa yang tepat dilakukan jika terjadi bencana di rutan,” ulasnya.

Selain simulasi kebakaran sambungnya, pihak BPBD Majene juga memberikan materi tentang pencegahan bencana lainnya, seperti tsunami, tanah longsor dan gempa bumi. “Terutama bencana kebakaran, warga binaan dan pegawai rutan penting memahami penggunaan Apar untuk memadamkan api,” ujarnya.

Dikatakan, saat ini, di rutan Majene telah tersedia 3 unit Apar dengan isi 3 kilogram. “Kegiatan simulasi yang kita gelar ini sesuai perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan melalui Kepala Divisi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat,” terang Rasbil.

Ia menambahkan, melalui simulasi juga menambah pengetahuan pegawai dan warga binaan tentang kegigihan dalam mencegah terjadinya bencana. “Yang memaparkan materi langsung dari Sekretaris BPBD Majene Gunawan, seperti cara memadamkan api, bencana longsor, tsunami dan lainnya,” pungkasnya.(Abr)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here