Sahrul Sebut Perlu Regulasi Untuk Meredam Konflik Tanah Antar Masyarakat

557

Mamuju – LK, Sebagai Kabupaten baru dalam gugusan teritorial wilayah Provinsi Sulbar, Mamuju Tengah, memang sering terjadi konflik horishontal antar masyarakat terutama pada persoalan tanah.

Menurut Sahrul Sukardi, untuk melakukan pencegahan, perlu langkah – langkah kongkret yang harus dilakukan misalnya pembuatan regulasi di daerah yang mengatur tentang batas wilayah baik ditingkat desa maupun kecamatan hingga kabupaten.

Untuk saat ini, Mateng memang belum memilki regulasi tersebut. Tapi menurutnya, dengan adanya Perda tentang pembentukan desa yang dimiliki Pemkab Mateng maka, itu bisa menjadi rujukan untuk pembuatan regulasi tentang batas – batas wilayah.

” Mateng memang belum memiliki Perda penataan wilaya perbatasan baik ditingkat Desa sampai ditingkat Kabupaten. Namun bukan berarti kita tidak bisa berbuat untuk meredam konflik tersebut, karna Perda pembentukan desa kita sudah punya sehingga itu bisa kita jadikan rujukan untuk merealisasi Perda Penataan Wilaya Perbatasan,” Katanya.

Ia Menambahkan, Untuk merealisasikan lahirnya peraturan tersebut maka, sekiranya keterlibatan seluruh stakeholder seperti Pemerinta desa sampai kabupaten, DPRD, Tata Ruang serta Badan Pertanahan biasa saling berkordinasi satu sama lainnya.(AND).