SDK Soal Peningkatan Ekonomi Mikro

494

MAMUJU-LK,Calon Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) memanfaatkan
masa kampanyenya dengan blusukan ke Pasar Regional Mamuju, Selasa
(22/11). Di sana, Bupati Mamuju dua periode itu lebih bayak menyapa
para pengunjung pasar sambil bersalaman dengan mereka.

Tak hanya itu, di pasar yang kini sedang dironavasi tersebut, SDK juga
banyak melayani permintaan ‘selfie’ dari pengunjung pasar.

Di beberapa venue kampanye, SDK terus menyuarakan beberapa program
prioritasnya jika di Pemilukada nanti ia dan Kalma Katta terpilih
sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur.

Apa itu ?.

Di beberapa rangkaian kampanye yang telah ia tuntaskan, SDK sering
menyebut penggratisan seragam bagi anak SMA sederajat, pembagian kartu
BPJS, serta pembagian anggaran infrastrktur Rp. 100 Milyar per tahun
per kabupaten.

Di sisi lain, SDK juga punya rencana soal peningkatan kesejahteraan
bagi para pelaku ekonomi mikro. Hal itu ia umbar saat menuntaskan
agenda blusukan di Pasar Regional Mamuju.

Dengan gaya yang santai, di salah satu Warkop di Mamuju, SDK sempat
menyinggung soal komitmen pemberdayaan pelaku ekonomi mikro di
Sulawesi Barat.

Untuk urusan itu, SDK menjelaskan, cara untuk menjawab persoalan yang
masih membelit para pelaku ekonomi mikro di Sulawesi Barat ialah
dengan memberi kemudahan akses permodalan kepada mereka.

“Jadi, kita akan fasilitasi pelaku ekonomi mikro kita dengan memberi
kemudahan untuk memperoleh akses modal. Pemerintah harus hadir untuk
persoalan seperti itu,” kata SDK.

Ia mengatakan, pemerintah wajib memberikan perhatian berlebih kepada
pelaku ekonomi mikro. Menurutnya, kebijakan yang dikeluarkan oleh
pemerintah harus mampu merangsang geliat pertumuhan ekonomi mikro yang
ada di Sulawesi Barat.

“Bisa juga memberikan bantuan kepada para pelaku ekonomi mikro kita.
Apakah itu dititip di pihak perbankan, atau langsung ditangani oleh
dinas terkait. Dengan begitu, saya yakin, pertumbuhan ekonomi mikro
kita bisa berlipat ganda,” paparnya.

Ketua DPD Demokrat Sulawesi Barat itu menyebut, pelaku ekonomi mikro
semestinya mendapat keberpihakan pemerintah yang berlebih. Di mata
SDK, ekonomi mikro merupakan salah satu pilar utama penopang
pertumbuhan ekonomi di suatu daerah.

“Saya kira, hal itu bisa kita lakukan. Kita sudah punya data pelaku
ekonomi mikro di Sulbar ini, tinggal bagaimana kita membuat kebijakan
yang pro kepada mereka. Dengan begitu, saya yakin kita bisa menekan
angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”
pungkas SDK. (mul)