Sejumlah Akses Jalan Desa Di Kabupaten Majene Memprihatinkan

74

MAJENE, LensaKhatulistiwa- Saat ini di sejumlah wilayah pedesaan di Kabupaten Majene masih memiliki infrastruktur jalan yang buruk.

Seperti dapat di temukan, di Desa Pundau, Desa Leppangan Kecamatan Sendana, dan Desa Simbang Kecamatan Pamboang serta disejumlah infrastruktur jalan desa lainnya dengan kondisi memperihatinkan.

Kepala Desa Pundau Surahkman menyatakan, bahwa kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah di wilayahnya sudah beberapa tahun belum tersentuh peningkatan dari pemerintah. “Jalan Desa Pundau terakhir disentuh pada 2013, itupun hanya sepotong jalan,” tutur Surahkman, Senin 26 Juli.

Kondisi jalan serupa, juga terdapat di wilayah Desa Leppangan, dimana jalan itu menghubungkan Jalan Ibu Kota Kecamatan Sendana itu, sampai saat ini masih memperihatinkan. “Usulan peningkatan jalan di Desa Leppangan sampai saat ini belum terealisasikan,” ungkap seorang warga Desa Leppangan itu.

Kerusakan jalan, juga terdapat di Desa Simbang, dimana sebagian kondisi jalan yang menghubungkan Desa Pamboborang Kecamatan Banggae itu, warga setempat mengharapkan perhatian pemerintah untuk ditingkatkan. “Kerusakan jalan yang parah saat ini, terdapat di Dusun Lamaru sebagai akses warga menuju pasar Kecamatan Pamboang,” urai Rahmadi Kades Simbang.

Dikatakan, jika pengendara melintas di jalan Dusun Lamaru harus ekstra hati-hati. “Sedikit saja lengah, pengendara bisa kecelakaan dan jatuh ke tebing karena titik kerusakan jalan semakin melebar akibat kikisan air hujan beberapa bulan lalu,” terangnya.

Sementara warga Desa Simbang Jasman mengaku, jika ingin menuju ke Ibu Kota Kecamatan Pamboang harus memutar balik kendaraan menuju kearah Desa Benteng untuk menghindari jalan yang rusak.”Saya berharap kepada pihak terkait agar memperhatikan jalan ini, sebelum memakan korban bagi pengendara roda dua dan empat,” harapnya.(aw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here