Seorang Bayi Meninggal Dunia

182

APPK Akan Perjelas SOP RSBS Pangkep.

Pangkep,LensaKhatulistiwa.Com-Rumah sakit sebagai institusi yang membawahi tenaga kesehatan untuk melakukan pelayanan kesehatan, bertanggung jawab atas segala peristiwa yang terjadi di dalam rumah sakit.

Termasuk halnya bertanggung jawab atas kelalaian yang dilakukan tenaga medis dalam melakukan tindakan medis kepada pasien. Ketentuan mengenai tanggung jawab ini harus bertumpu pada Pasal 1366 dan 1367 KUHPerdata.

Namun pengaturan lebih khusus mengenai tanggung jawab hukum rumah sakit telah diatur di dalam Pasal 46 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit.

Karena itu, Aliansi Pemuda Pemerhati Kemanusiaan (APPK) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sul-sel berencana menggelar aksi karena menyayangkan dugaan tindakan kelalaian pihak Rumah Sakit Batara Siang (RSBS) Pangkep terhadap salah satu pasien yang ditanganinya.

Anggota APPK Pangkep Wahyu Mappamonge mengungkapkan, bahwa pasien atas nama Supriati kini dirundung kesedihan lantaran bayinya menghembuskan napas terakhir. “Pasien Supriati belum sempat melihat bayinya hingga meninggal dunia, karena pihak RSBS Pangkep dipisahkan ibunya (Supriati) untuk menunggu hasil LAB PCR dari Makassar,” terang Wahyu, Selasa (17/08/21).

Dijelaskan, bayi meninggal dunia karena tidak pernah merasakan Air Susu dari ibunya. “Bayi itu sejak lahir belum pernah diberi ASI dari ibunya, cuman diberikan susu formula, sedangkan bayi menolak dan menangis terus, bahkan tidak ada persetujuan dari ibunya terkait hal itu, langsung saja dikasih supaya berhenti menangis,” bebernya.

Dikatakan, jika hanya menunggu hasil PCR yang notabenenya masih bisa dilakukan isolasi mandiri di rumah pasien. “Apalagi kita ketahui bersama bahwa RSBS Pangkep tidak masuk dalam salah satu Rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid. Intinya, ini hal serius dan harus ditindak lanjutji serta diperjelas SOP (Standar Operasional Prosedur) dari pihak RSBS karena sudah ada nyawa melayang, ini bukan main-main,” tegasnya.(ABR) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here