Setelah Pilkada Bupati Harap Membangun Bersama

116

MAJENE, Kekalahan dan kemenangan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) adalah suatu hal yang biasa. Patut disadari bersama, Pemilu bukanlah ajang perlombaan untuk gaya-gayaan dan bukan pula kontestasi persaingan untuk memecah belah.

Pemilu atau Pilkada adalah sarana untuk membangun bangsa. Siapapun pemenangnya harus di dukung dan dibantu dalam menjalankan tugasnya untuk membangun Bangsa dan Negara.

“Sekarang sudah tidak ada lagi yang namanya perbedaan pilihan dalam Pilkada kemarin, mari kita semua menjaga daerah kita, sama-sama membangun Majene kearah yang lebih baik,” tutur Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele (Ast) saat Monitoring dan Evaluasi Pelayanan Publik sekaligus Penyerahan Alat Pelindung Diri (APD) dan Alat Perkakas Kerja Bagi Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Majene, di Kantor DLHK Majene, Jumat (16/07/21).

Bupati Ast mengapresiasi kepada jajaran DLHK Majene yang punya rasa empati dan peduli yang tinggi kepada para petugas lapangan. “Saya sampaikan selamat bekerja dengan baik kepada DLHK Majene,” ucapnya.

Ia berpesan, agar seluruh masyarakat Majene tetap menjaga protokol kesehatan dengan menerapkan menjaga jarak memakai masker dan mencuci tangan (3M) dalam kehidupan sehari hari. “Sesuai Tag Line kami adalah Majene Rumah Kita, visi 100 hari kerja, yaitu Majene Bersih, Majene terang dan penegakan hukum,” urainya.

Bupati Ast menyerahkan APD secara simbolis kepada para petugas kebersihan dan memantau seluruh rungan Kantor DLHK Majene untuk melihat persiapan dalam menghadapi penilaian pelayanan publik.

Sementara, Kepala DLHK Majene Sudirman menyampaikan, APD yang diserahkan Bupati Majene merupakan bentuk dukungan dalam program 100 hari Bupati dan Wakil Bupati Majene terkait Program Majene Bersih.

“Jenis barang atau APD yang diserahkan, diantaranya rompi 93 lembar, skop pasir 7 buah, sapu lidi 23 buah, skop sampah 23 buah dan sepatu boot 30 pasang. “Jumlah tenaga kerja lepas sebanyak 93 orang di lapangan petugas kebersihan dari DLHK Majene,” terangnya.

Selain mengunjungi Kantor DLHK Majene, Bupati Majene juga mengunjungi Kantor Dinas Sosial Majene untuk melihat kesiapan menjelang penilaian pelayanan publik. “Semua SOP (Standar Operasional Prosedur) dalam hal pelayanan publik dapat dicetak lebih besar sehingga masayarakat yang datang ke kantor sudah disuguhi dengan standar pelayanan sesuai dengan kondisi saat ini, tanpa perlu banyak bertanya lagi,” ujarnya.

Bupati AST juga menyarankan kepada Dinas Sosial Majene agar membuat jalanan masuk khusus bagi penyandang disabilitas, agar mudah menjangkau pelayanan masyarakat di Kantor Dinas Sosial Majene. “Dinas Sosial adalah salah satu kantor yang cukup banyak bersentuhan dengan masyarakat luas,” paparnya.

Selanjutnya, Bupati Majene juga mengunjungi Kantor Inspektorat Majene. Ia mengungkapkan, terkait kekurangan personel yang mengisi jabatan di Kantor Inspektorat harus menjadi pegawai yang betul-betul berkompeten dan punya keahlian khusus. “Kita menyerahkan secara simbolis 5 motor operasional kepada pegawai Inspektorat,” ungkapnya.

Dalam monitoring, Bupati Majene berakhir di Kantor BKPSDM Majene bersama sejumlah Pimpinan OPD jajarannya.(Srl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here