Siswa SMKN 3 Majene Divaksinasi

157

Majene, LensaKhatulistiwa.com – Aliansi Percepatan Vaksinasi Covid-19 menggelar vaksinasi untuk siswa-siswi SMKN 3 Majene, Senin (06/09/21).

Ketua Dewan pengurus Cabang Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (DPC SEMMI) Majene dari Aliansi Percepatan Vaksinasi Covid-19 Burhanuddin menjelaskan, kegiatan vaksinasi setelah melakukan koordinasi juga berdasarkan Surat Edaran Bupati Majene Tentang Percepatan Vaksinasi Covid-19.

“Kegiatan vaksinasi ini atas kerjasama antara Unsur Tripika Kecamatan Pamboang dan UPTD Puskesmas Pamboang, dibuka Wakasek Kesiswaan SMKN 3 Majene Idham. Siswa yang mendapat vaksin untuk Kelas X, XI, dan XII yang telah memiliki surat izin dari orang tua atau wali untuk persetujuan vaksin,” akunya.

Melalui vaksinasi bagi para siswa lanjutnya, diharap menjadi poin untuk diberlakukannya kembali kegiatan proses belajar mengajar secara tatap muka di sekolah. “Vaksinasi dimulai pada pukul 9.30 sampai 15.30 Wita, dengan dua sesi, yaitu sesi pagi dan sesi siang. Para siswa diwajibkan membawa foto copi kartu keluarga untuk memenuhi syarat registrasi,” terang Burhanuddin.

Kegiatan vaksinasi juga mendapat dukungan penuh dari Kapolsek Pamboang IPDA Japaruddin bersama Kapolres Majene AKBP Febryanto Siagian. “SMKN 3 Majene merupakan sekolah pertama yang melakukan vaksinasi pada sekolah tingkat menengah di Majene dan menargetkan Kecamatan Pamboang sebagai kecamatan pertama di Majene yang mencapai Herd Imunity,” tutur Kapolsek.

Ditempat yang sama, Camat Pamboang Albar Mustar menyampaikan imbauan kepada masyarakat Pamboang terkhusus siswa-siswi SMK 3 Majene untuk melakukan vaksinasi mengingat fungsi vaksin sangat bermanfaat.

Sementara, Perwakilan UPTD Puskesmas Pamboang Asnawiah juga sebagai tim vaksinator menjelaskan, telah melakukan sosialisasi beberapa hal mulai dari jenis vaksin yang diberikan menggunakan Sinovac dan beberapa tahapan vaksinasi.

Sejumlah tahapan ini, yaitu Pra-registrasi (Dilakukan untuk mengetahui sasaran yang akan mendapatkan vaksinasi), Meja screening (dilakukan pengecekan suhu, tekanan darah dan hal-hal terkait agar dapat melanjutkan ke proses vaksinasi), Meja injeksi (Proses vaksinasi berlangsung) dan Observasi (Giat menginput data pasien yang selanjutnya akan mendapatkan setifikat vaksinasi).

“Tim Puskesmas Pamboang menurunkan sebanyak 14 orang tenaga terdiri dari Dokter dan Perawat. Dan kita sampaikan bahwa vaksinasi pada umumnya untuk membentuk kekebalan tubuh atau kekebalan kelompok (herd immunity),” urainya.

Ia mengungkapkan, tujuan dari vaksinasi Covid-19 ini agar seluruh masyarakat terhindar dari penyakit Covid-19 dan dapat beraktivitas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Terdapat pula Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) setelah melaksanakan vaksinasi Covid-19 berupa nyeri pada daerah suntikan, sakit kepala, mengantuk dan demam ringan,” jelasnya.

Salah satu siswa SMKN 3 Majene setelah divaksin menyatakan, bahwa setelah mendapat vaksinasi dirinya merasa senang dan kelegaan. ” Dari kemarin aku kepikiran dan lumayan deg-degan takut sama efek sampingnya dan sejauh ini belum ada, semoga saja sampai nanti aman-aman saja,” harap Hasrul siswa Kelas XII SMKN 3 Majene yang telah menerima vaksinasi.

Hasrul juga mengapresiasi kegiatan vaksinasi. “Kegiatan vaksinasi ini dapat memberikan rasa aman dan bisa menjadi syarat dalam praktek lapangan nantinya,” pungkasnya.(Srl)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here