SMPN 6 dan SMAN 1 Majene Raih Juara Pertama LCC Museum

59

Majene, LensaKhatulistiwa.com – Untuk memantik kecintaan dan wawasan se kaitan budaya Mandar dan cagar budaya di daerah ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Majene menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) Museum Mandar Majene.

Kegiatan LCC yang dikemas dengan tema “Kenalilah Budaya Mandar dan Raihlah Prestasi” dilaksanakan di Aula Tammajarra Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sulbar, di Majene, Rabu (25/08/21).

Ketua Panitia yang juga Kepala Bidang Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata Disbudpar Majene Muhammad Yassin Djamil melaporkan, kegiatan LCC Museum Mandar Majene terdiri dari dua kategori, yaitu tingkat SLTP dan SLTA.

“Untuk peserta tingkat SLTP diikuti 27 orang siswa dari 9 sekolah atau 1 regu dan SLTA 37 orang peserta dari 5 sekolah atau 2 regu,” jelasnya.

Ia menguraikan, kegiatan LCC untuk membangkitkan keinginan siswa banyak belajar tentang koleksi yang ada di Museum Mandar Majene dan berkunjung ke Museum. “Museum Mandar memiliki koleksi baik dimasa prasejarah kolonial hingga masa kemerdekaan sebanyak 1400 koleksi,” terangnya.

Tidak hanya itu, bangunan Museum Mandar juga peninggalan kolonial Belanda yang dibangun 1908 silam yang dahulunya ditempati sebagai Boyang Tomonge atau Rumah Sakit.

“LCC ini dilaksanakan dalam rangka mendukung program tahunan Museum Mandar Majene, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia,” terangnya.

Sementara, Kepala Disbudpar Majene Andi Beda Basharoe menambahkan, saat ini masih dalam situasi Pandemi Covid-19, tentunya tidak memungkinkan untuk menggelar lomba di Museum Mandar.

“Apalagi harus melibatkan banyak peserta dari SMP dan SMA. Sehingga kami laksanakan di LPMP Sulbar, dan tentu harus mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Sebelum membuka LCC, Wakil Bupati Majene Arismunandar menuturkan, bahwa LCC sangat bermanfaat dan berharga untuk diikuti. “Kita berharap kegiatan LCC ini dapat membangkitkan semangat para siswa untuk mendalami pengetahuan tentang budaya Mandar dan memahami peradaban sejarah masa lalu sekaligus mengetahui koleksi-koleksi yang ada di Museum Mandar,” harapnya.

Ia mengungkapkan, dalam budaya Mandar terdapat nilai yang dapat petik, mulai dari perilaku, gaya hidup, serta beberapa ilmu sejarah lainnya. “Saya harap para peserta semangat dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan LCC ini, karena secara langsung telah mempelajari kebudayaan Mandar,” pintanya.

Kesempatan sama, Kepala LPMP Sulbar Sinar Alam mengatakan, Museum merupakan media penyambung masa lalu dan sekarang. “Masyarakat Majene harus bersyukur dan bangga, Karena Museum Mandar hanya ada satu-satunya di Majene. Sepengetahuan saya, Museum Mandar hanya satu satunya di Majene tidak ada di tempat lain, kita harus bangga,” paparnya.

Pantauan, setelah perhelatan LCC berlangsung selama beberapa jam, akhirnya SMPN 6 Rangas Majene dinyatakan meraih juara pertama untuk tingkat SLTP, dan juara kedua diraih SMPN 7 Satap Baurung, disusul juara tiga SMPN 1 Majene. Untuk juara pertama tingkat SLTA diraih SMAN 1 Majene B, juara kedua SMAN 1 Majene A, juara ketiga SMKN 2 Majene dan juara keempat SMKN 1 Majene.(Srl)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here