Tiga Kader HMI Cabang Majene Tersangka

151

Majene, LensaKhatulistiwa.com – Polres Majene menangkap dan menetapkan tiga kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Majene sebagai tersangka.

Ketiga kader HMI Cabang Majene ini, ditetapkan tersangka atas dugaan pengeroyokan terhadap oknum anggota Polres Majene saat menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Gatot Subroto pada Kamis, 30 September lalu.

“Ketiga pelaku ini, sudah kami lakukan penahanan dan nantinya dilimpahkan ke Kejaksaan,” ujar Kapolres Majene AKBP Febryanto Siagian kepada sejumlah awak media, di Kapolres Majene, Kamis (07/10/21).

Diungkapkan, penahanan ketiga kader HMI Cabang Majene di Mapolres Majene untuk menjalani proses hukum atas dugaan pengeroyokan anggota Polres Majene.

“Pihak kepolisian bertindak berdasarkan fakta dan saat mahasiswa HMI menggelar aksi sudah masuk pada tindakan kekerasan, apalagi aksi dilakukan secara mendadak yang pemberitahuannya kepada pihak kepolisian hanya 1 jam sebelum berunjuk rasa,” urainya.

Kapolres menyayangkan, karena dalam aksi para mahasiswa mencoba melakukan pembakaran ban dan menutup jalan dengan menahan mobil. “Kami berharap tidak ada aksi seperti itu, anggota kami di lapangan berusaha untuk mengambil ban, tapi ternyata anggota kami dipukuli oleh oknum adik-adik mahasiswa HMI Majene,” terangnya.

Kapolres berpesan, kepada mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi agar dilakukan secara damai dan beretika. “Semua akan dilindungi dan berhak menyampaikan pendapat di muka umum. Sebagai kaum intelektual tentu menggunakan cara-cara yang beradab, bukan dengan kekerasan,” pesannya.(Abr)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here