Wakil Ketua DPRD Tanggapi Banjir Didalam Kota

600

Mamuju, Lk – Wakil ketua DPRD Kabupaten mamuju, Andi Dodi Hermawan angkat bicara terkait permasalahan banjir yang kerap kali melanda beberapa titik di kota mamuju saat beberapa jam diguyur hujan.menurut dia banjir yang terjadi di dalam kota mamuju, selain karena intensitas hujan yang deras dan lama juga di sebabkan oleh kecilnya drainase dan adanya beberapa drainase yang buntu.

“Banjir yang terjadi beberapa titik didalam kota ini, terlepas dari intensitas hujan yang tinggi, juga disebabkan kecilnya drainase dan ada beberapa yang buntu, sehingga air yang banyak itu tidak tersalurkan secara baik”. Kata Andi Dodi, saat ditemui di kediamannya jln.Andi dai Mamuju,

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa jika di lihat dari segi geografis semestinya mamuju tidak terjadi banjir.

“kota mamuju ini, diapit oleh dua sungai, yaitu sungai karema dan aliran sungai kali mamuju di tambah dengan adanya beberapa kanal didalam kota, jika itu dimanfaatkan secara baik, maka tidak semestinya banjir itu terjadi”. Ungkapnya.

Olehnya itu, kata Andi Dodi, agar kiranya pemerintah melaui dinas pekerjaan umum (PU) kabupaten Mamuju dapat melihat permasalahan ini secara detail untuk membenahinya agar banjir dapat diatasi.

“Saya mengharapkan pemerintah kabupaten melaui dinas pekerjaan umum (PU), untuk melakukan penataan ulang sistem drainase dan juga agar mengusulkan alokasi anggaran yang lebih lagi untuk memperlebar atau memperdalam drainase-drainase yang kecil tersebut, sehingga daya tampung airnya bertambah”. Tambahnya

Selain itu, dia juga mengharapkan agar masyarakat mempraktekkan program mamuju mapaccing dilingkungannya untuk meminimalisir potensi banjir.

Home » Daerah » Sering Terjadi Banjir Didalam Kota, Ini Tanggapan Wakil Ketua DPRD Mamuju
Wakil Ketua DPRD Kab. Mamuju, Andi Dodi. foto/ (Arman)
Sering Terjadi Banjir Didalam Kota, Ini Tanggapan Wakil Ketua DPRD Mamuju

PILAR MAMUJU, -Wakil ketua DPRD Kabupaten mamuju, Andi Dodi Hermawan angkat bicara terkait permasalahan banjir yang kerap kali melanda beberapa titik di kota mamuju saat beberapa jam diguyur hujan.menurut dia banjir yang terjadi di dalam kota mamuju, selain karena intensitas hujan yang deras dan lama juga di sebabkan oleh kecilnya drainase dan adanya beberapa drainase yang buntu.

“Banjir yang terjadi beberapa titik didalam kota ini, terlepas dari intensitas hujan yang tinggi, juga disebabkan kecilnya drainase dan ada beberapa yang buntu, sehingga air yang banyak itu tidak tersalurkan secara baik”. Kata Andi Dodi, saat ditemui di kediamannya jln.Andi dai Mamuju, sabtu(25-02) sore.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa jika di lihat dari segi geografis semestinya mamuju tidak terjadi banjir.

“kota mamuju ini, diapit oleh dua sungai, yaitu sungai karema dan aliran sungai kali mamuju di tambah dengan adanya beberapa kanal didalam kota, jika itu dimanfaatkan secara baik, maka tidak semestinya banjir itu terjadi”. Ungkapnya.

Olehnya itu, kata Andi Dodi, agar kiranya pemerintah melaui dinas pekerjaan umum (PU) kabupaten Mamuju dapat melihat permasalahan ini secara detail untuk membenahinya agar banjir dapat diatasi.

“Saya mengharapkan pemerintah kabupaten melaui dinas pekerjaan umum (PU), untuk melakukan penataan ulang sistem drainase dan juga agar mengusulkan alokasi anggaran yang lebih lagi untuk memperlebar atau memperdalam drainase-drainase yang kecil tersebut, sehingga daya tampung airnya bertambah”. Tambahnya

Selain itu, dia juga mengharapkan agar masyarakat mempraktekkan program mamuju mapaccing dilingkungannya untuk meminimalisir potensi banjir.

“untuk meminimalisir banjir, kiranya bukan semata tugas pemerintah, akan tetapi masyarakat juga harus ikut aktif terlibat di dalamnya dengan senantiasa mempraktekkan program mamuju mapaccing, seperti membuang sampah pada tempatnya, sehingga drainase yang ada tidak tersumbat, yang selama ini mengakibatkan aliran air terhambat,” Tutup Andi Dodi. (Mul)